Di Baturraden, Menko Pangan Dorong Penguatan Susu Nasional untuk Sukseskan Program MBG

Minum susu
Menko Pangan Zulkifli Hasan dan rombongan minum susu Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak (BBPTU-HPT) Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis, 23 Januari 2026. Foto: Kementan.
0 Komentar

Baturraden, Berita86.com– Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak (BBPTU-HPT) Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis, 23 Januari 2026.

Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi produksi susu nasional dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam agenda tersebut, Zulkifli Hasan meninjau langsung fasilitas pembibitan sapi perah serta proses produksi susu.

Baca Juga:MBG Dibagikan saat Siswa Libur, Waka BGN: SPPG Tak Memaksa, Jangan DipelintirPuji MBG, Waka BGN: 33 Tahun di Birokrasi, Baru Kali Ini Ada Program Manfaatnya Terasa hingga Bawah

Ia menegaskan bahwa penguatan subsektor peternakan, khususnya sapi perah, merupakan bagian strategis dalam menjaga ketahanan pangan dan pemenuhan gizi nasional di tengah dinamika dan tantangan global.

Menurut Zulkifli Hasan, inovasi teknologi menjadi kunci dalam mendorong swasembada pangan yang berkelanjutan.

Pemerintah, lanjutnya, akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor agar teknologi peternakan dapat dimanfaatkan secara luas oleh peternak di seluruh Indonesia.

BBPTU-HPT Baturraden sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Pertanian menyediakan layanan terpadu bagi peternak, meliputi penyediaan bibit sapi perah unggul, hijauan pakan ternak, layanan kesehatan hewan, bimbingan teknis, hingga pemasaran susu segar bermerek Raden Milky.

Dilansir dari laman Ditjen PKH Kementan menyebutkan bahwa kawasan ini juga dikembangkan sebagai pusat edukasi dan eduwisata peternakan.

Berlokasi di lereng selatan Gunung Slamet pada ketinggian 650–700 meter di atas permukaan laut, BBPTU-HPT Baturraden memiliki iklim sejuk dengan suhu 18–28 derajat Celsius dan curah hujan yang relatif tinggi.

Kondisi tersebut dinilai sangat mendukung pengembangan sapi perah dan produksi hijauan pakan ternak berkualitas.

Baca Juga:Presiden Prabowo Paparkan Capaian dan Arah Pembangunan Indonesia di WEF 2026 DavosDukung MBG, Danantara Siapkan Rp20 Triliun untuk Peternak Ayam Pedaging dan Petelur

Salah satu produk unggulan balai ini adalah susu segar Raden Milky dengan produksi sekitar 7.000 liter per hari dan kapasitas pengolahan mencapai 20.000 botol per hari.

Produk tersebut dipasarkan melalui koperasi susu, industri pengolahan susu, distributor, serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Banyumas dan sekitarnya, sehingga memberikan kepastian serapan hasil bagi peternak.

Dalam kunjungannya, Zulkifli Hasan juga berdialog dengan staf teknis BBPTU-HPT Baturraden, para pemasok susu, serta perwakilan SPPG yang bermitra langsung dengan balai.

Menteri yang akrab disapa Zulhas itu menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan peternak guna mempercepat serta memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis atau MBG, khususnya melalui penyediaan susu sehat dan berkualitas bagi anak-anak.

0 Komentar