Sejalan dengan itu, Nugroho menyampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia telah menginstruksikan BSSN untuk membentuk Tim Tanggap Insiden Siber.
Tim tersebut akan menjadi garda terdepan dalam melakukan deteksi dini, respon cepat, serta mitigasi terhadap berbagai potensi dan insiden siber.
Rapat internal ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Letjen TNI (Purn) Lodewijk F Paulus, Sekretaris Kemenko Polkam Mochammad Hasan, seluruh pejabat utama Kemenko Polkam, serta jajaran pejabat dari BSSN. (*)
