Jakarta, Berita86.com– Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Rabu malam (28/1/2026), beberapa menit menjelang dini hari.
Pertemuan tersebut membahas perkembangan terkini pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh.
Salah satu fokus utama adalah kemajuan pembangunan rumah hunian bagi warga terdampak bencana. Hingga saat ini, hampir 4.000 unit rumah telah rampung dibangun, khususnya di wilayah Aceh.
Selain pembangunan hunian baru, pertemuan juga menyoroti perbaikan rumah warga yang memilih untuk tetap tinggal di rumah lama mereka.
Baca Juga:Seskab Teddy Terima Sejumlah Pejabat, Bahas Percepatan Program Presiden Prabowo SubiantoSeskab Teddy Indra Wijaya Ajak Pegawai Adaptif Hadapi Tantangan Era Digital
Program ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat sekaligus memastikan hunian yang layak dan aman bagi korban bencana.
Dalam kesempatan tersebut, Seskab Teddy dan Gubernur Aceh turut membahas peruntukan pencairan anggaran daerah yang telah mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto.
Anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi di berbagai sektor.
Rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur umum menjadi agenda penting dalam pembahasan.
Sejumlah fasilitas publik dilaporkan berangsur pulih dan terus dikebut agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Aceh dapat kembali berjalan normal.
Pemerintah pusat menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pemulihan pascabencana di Aceh agar berjalan tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat terdampak.
Perlu diketahui, pada malam yang sama, Seskab Teddy Indra Wijaya menerima Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Wagub Jatim Emil Dardak, serta Mensos Saifullah Yusuf.
Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis nasional, mulai dari penataan agraria, pembangunan infrastruktur, hingga percepatan pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga:Seskab Hadiri Rapat di Kemendagri, Pastikan Pemulihan Infrastruktur di Sumatera Berjalan CepatSeskab Teddy Sebut Ada Penugasan Khusus dari Presiden di Awal 2026, Simak Penjelasannya
Agenda pertama diawali dengan pertemuan antara Seskab Teddy dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.
Keduanya membahas sejumlah kebijakan penting di sektor agraria dan tata ruang, termasuk percepatan penerbitan sertifikat tanah yang hilang atau rusak akibat bencana secara cepat, terdata, dan gratis bagi masyarakat terdampak.
Selain itu, pertemuan juga menyoroti penertiban Hak Guna Usaha (HGU) serta perizinan lahan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
