Bandung Barat, Berita86.com— Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban longsor Bandung Barat resmi diperpanjang hingga tujuh hari ke depan atau sampai 7 Februari 2026.
Kepastian perpanjangan operasi pencarian korban longsor Bandung Barat tersebut disampaikan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohamad Syafii, Jumat, 30 Januari 2026.
Perpanjangan pencarian korban longsor Bandung Barat ini dilakukan seiring masih adanya korban yang diduga belum ditemukan di lokasi kejadian.
Baca Juga:Mentan Bawa 24 Truk Bantuan untuk Korban Longsor Bandung Barat, Siapkan Solusi Permanen Cegah Bencana20 Jenazah Korban Longsor Bandung Barat Teridentifikasi, Operasi SAR Libatkan 800 Personel
Melalui rilis resmi Basarnas, diketahui bahwa hingga Jumat sore (30/1/2026), tim SAR gabungan kembali berhasil menemukan lima kantong jenazah (bodypack) di sejumlah titik pencarian.
Rinciannya, dua bodypack ditemukan di Worksite A1, dua bodypack di Worksite A2, serta satu bodypack di Worksite A3. Dengan temuan tersebut, total korban yang telah berhasil dievakuasi hingga sore ini mencapai 60 bodypack.
Sementara itu, berdasarkan hasil evaluasi dan perhitungan di lapangan, jumlah korban yang masih dalam proses pencarian diperkirakan sekitar 20 jiwa.
Tim SAR gabungan terus berupaya melakukan penyisiran secara maksimal meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca dan kondisi medan yang cukup berat.
Setiap korban yang berhasil ditemukan langsung dievakuasi dari lokasi kejadian dan diserahkan ke Posko Disaster Victim Identification (DVI) untuk menjalani proses identifikasi secara profesional, terintegrasi, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Berdasarkan pembaruan data DVI terakhir pada 29 Januari 2026 pukul 19.30 WIB, sebanyak 44 korban telah berhasil teridentifikasi dari 45 bodypack yang sebelumnya diterima.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyampaikan bahwa keputusan memperpanjang operasi SAR dilakukan dengan menyesuaikan masa tanggap darurat yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Bandung Barat.
Baca Juga:Buntut Kasus Hogi Minaya: Kapolresta Sleman DinonaktifkanTinjau Banjir Bandang dan Longsor Bandung Barat, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Cepat dan Terpadu
Dengan demikian, operasi pencarian akan dilanjutkan selama tujuh hari ke depan hingga 6 Februari 2026.
Dalam pelaksanaannya, operasi SAR akan dilakukan dengan pendekatan adaptif terhadap dinamika cuaca dan kondisi lapangan.
Tim akan memfokuskan pencarian pada area-area yang memiliki potensi tinggi, berdasarkan tren penemuan korban sebelumnya serta hasil pemetaan teknis yang telah dilakukan.
Meski demikian, keselamatan seluruh personel tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan operasi.
Basarnas juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini.
