Persiapan Lebaran 2026: Gubernur Banten dan Menhub Sinkronkan Strategi Nasional Angkutan Mudik

Koordinasi
Rakor antara Pemprov Banten dan Kemenhub terkait persiapan arus mudik lebaran 2026. Foto: Pemprov Banten.
0 Komentar

Pemerintah pun mengimbau masyarakat, khususnya warga Banten, untuk memantau informasi resmi terkait mudik, merencanakan perjalanan sejak dini, serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Mudik aman dimulai dari kedisiplinan setiap pengguna jalan.

Pada kesempatan tersebut, Menhub Dudy juga meminta Pemerintah Provinsi Banten mengantisipasi kepadatan yang disebabkan pasar tumpah dan lokasi wisata.

Adapun pasar tumpah yang dimaksud adalah pasar tumpah dari arah Jakarta dan melewati Provinsi Banten, seperti Pasar Kranggot, Pasar Kalodran, serta Pasar Sentiong.

Baca Juga:Info Program Tiket Mudik Gratis 2026, Simak Penjelasan Lengkap Menteri PerhubunganBanten dan Jakarta Perkuat Sinergi, Kajian MRT hingga Balaraja Resmi Dimulai

Sementara itu, lokasi wisata yang perlu diantisipasi antara lain Pantai Anyer di Serang, daerah Pantai Carita, serta Pantai Tanjung Lesung di Pandeglang.

Tak lupa, Menhub Dudy juga membahas perlintasan sebidang dan titik rawan bencana banjir juga tanah longsor.

Untuk menangani hal tersebut, Menhub Dudy mengatakan, Kemenhub melalui UPT yang tersebar di berbagai wilayah khususnya di Provinsi Banten, senantiasa akan berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah Provinsi Banten, serta pihak-pihak terkait.

“Di provinsi Banten terdapat perlintasan sebidang sebanyak 157. Telah dilakukan penambahan 43 penjaga jalan perlintasan untuk peningkatan pengawasan perlintasan di Banten,” kata Dudy di laman Kemenhub.

“Adapun wilayah perlintasan padat yaitu jalan arteri dari dan ke kawasan Pelabuhan Merak yang melewati pelintasan sebidang, diharapkan menjadi prioritas pengamanan selama masa mudik,” pungkas Menhub Dudy Purwagandhi. (*)

0 Komentar