Malang, Berita86.com- Kekuatan udara tidak hanya ditentukan oleh alutsista, tetapi oleh disiplin personel di setiap tahapan tugas.
Di lingkungan penerbangan militer, satu kelalaian kecil dapat berdampak strategis bukan hanya teknis.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago saat meninjau langsung alutsista di Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh Malang, Minggu, 15 Februari 2026.
Baca Juga:AKBP Didik Diduga Pakai Narkoba sejak Agustus 2025, Aliran Dana Rp1 Miliar Ikut DidalamiMenko Polkam Puji Kesigapan TNI–Polri Tangani Insiden Penembakan Pesawat di Boven Digoel
Pada momen itu, Menko Djamari Chaniago bersama para pejabat di lingkungan Kemenko Polkam memastikan kesiapan personil dan alutsista TNI Angkatan Udara dalam kondisi prima dan memadai.
“Saya pejabat yang mengoordinasikan semua kesiapan satuan di lingkungan TNI, kepolisian, dan BIN, sekaligus ada empat kementerian yang harus saya koordinasikan,” kata Djamari Chaniago.
“Oleh sebab itu, kami mencari hal apa yang bisa kami perbaiki dan penuhi,” sambung Menko Djamari saat memberikan pengarahan di Skuadron 32, Lanud Abdulrachman Saleh.
Ia juga menegaskan bahwa kesiapan TNI adalah hal yang mutlak di tengah dinamika geopolitik yang tidak menentu.
“Kita harus siap dan mempersiapkan angkatan udara kita dalam kondisi apapun karena perang bisa terjadi kapan pun,” tegasnya.
Lebih lanjut, Menko Polkam juga mengingatkan pada seluruh prajurit TNI AU untuk terus melakukan persiapan, baik persiapan fisik maupun atlusista, sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan dapat menjalankan tugas dengan baik.
“Negara menaruh kepercayaan besar kepada TNI Angkatan Udara. Kepercayaan ini merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi,” ujarnya.
Baca Juga:Menko Polkam Tekankan Kepemimpinan Berkarakter dalam Rapim TNI ADMenko Polkam Ingatkan Ancaman Siber: Disiplin dan Kesiapsiagaan Jadi Kunci Keamanan Nasional
Menko Polkam juga mengapresiasi kesiapan TNI Angkatan Udara, hal tersebut terlihat dari kemampuan angkatan udara kita memiliki peranan penting dalam mengatasi bencana banjir yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sehingga penanganan pemulihan situasi bencana yang relatif cepat.
Dalam peninjauan tersebut, Menko Polkam meninjau langsung tiga jenis alutsista strategis yang menjadi kebanggaan Lanud Abdulrachman Saleh, yaitu pesawat angkut C-130 Hercules, Cassa 212, dan pesawat tempur EMB-314 Super Tucano.
Ketiga armada ini memiliki peran yang penting dalam mendukung mobilitas pasukan, operasi militer, serta penanganan situasi darurat di seluruh wilayah Indonesia.
