IKN, Berita86.com- Masjid Negara IKN telah digunakan untuk aktivitas ibadah selama Ramadan 1447 Hijriah.
Sebelumnya, berbagai persiapan telah dilakukan untuk memastikan setiap sudut masjid dapat menjadi ruang ibadah sekaligus tempat berkumpul yang mendukung kekhusyukan selama bulan suci.
Sepanjang Ramadan, masjid yang berada di kawasan Ibu Kota Nusantara ini akan menjadi pusat aktivitas keagamaan dan sosial.
Baca Juga:Kemenag-MUI Ajak Umat Jaga Kerukunan, Beda Awal Ramadan Tak Boleh Jadi Sumber PerpecahanMasjid dan Gereja Berdampingan di Banten Diresmikan Menteri Agama
Beragam kegiatan telah dijadwalkan, mulai dari salat lima waktu dan tarawih berjamaah, pembagian takjil buka puasa, pengajian Majelis Taklim Muslimah, pengajian Gen Z, peringatan malam Nuzulul Quran, kultum Ramadan, hingga bazar Ramadan dan kegiatan ngabuburit.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dihadirkan untuk menemani umat dalam menjalankan ibadah puasa sekaligus mempererat kebersamaan di bulan penuh berkah.
Kehadiran aktivitas Ramadan di Masjid Negara IKN juga menjadi bagian dari upaya penguatan kehidupan keagamaan di IKN.
Masjid ini diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang harmoni dan interaksi sosial bagi masyarakat.
Gelar Tarawih Perdana
Sementara itu, suasana khidmat di Masjid IKN sudah terasa sejak malam pertama Ramadan.
Sholat tarawih perdana yang digelar di Masjid Negara IKN pada Rabu malam, 18 Februari 2026, menjadi penanda dimulainya rangkaian ibadah Ramadan di kawasan tersebut.
Momentum ini sekaligus menandai babak baru bagi IKN dalam membangun identitas kota yang tidak hanya modern, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual dan kehidupan beragama.
Menteri Agama Ikut Hadir di Masjid IKN
Baca Juga:Hapus Tato Gratis Keliling Jakarta, Warga Jakbar Kebagian Giliran 24 FebruariPresiden Prabowo Tunjuk Prihati Pujowaskito Jadi Dirut BPJS Kesehatan 2026–2031
Sementara itu, Sholat Tarawih di Masjid Negara IKN bukan sekadar ibadah Ramadan, tetapi juga penanda bahwa Indonesia menyiapkan ibu kota barunya sebagai mediator Islam Asia Tenggara.
Sholat Tarawih di Masjid IKN juga diikuti Menteri Agama Nasaruddin Umar yang sebelumnya juga melaksanakan Sholat Jumat dan penanaman pohon di kawasan masjid, 20 Februari 2026.
Usai tarawih, Menag menyampaikan bahwa program Ramadan di IKN akan terhubung dengan negara-negara Asia Tenggara melalui kegiatan bersama.
“Program Ramadan nanti akan kita adakan Nuzulul Quran secara nasional di sini. Nuzulul Quran kita itu kerja sama juga dengan Asia Tenggara jadi Masjid Brunei, Malaysia, Singapura itu live diikuti juga oleh orang-orang kita di Asia Tenggara. Nanti takbirnya juga takbir paralel Istiqlal, IKN dan juga masjid-masjid Asia Tenggara,” Menag Nasaruddin Umar.
