Masjid Negara IKN Digunakan untuk Ibadah pada Ramadan 2026: Pusat Aktivitas Keagamaan dan Sosial

Tarawih
Umat muslim mengikuti Sholat Tarawih perdana di Masjid IKN. Foto: Otorita IKN.
0 Komentar

Menag menjelaskan kerja sama tersebut berada dalam forum Menteri Agama Brunei Darussalam, Malaysia, Indonesia, dan Singapura (MABIMS), yang juga melibatkan sejumlah wilayah sebagai pengamat.

“MABIMS itu adalah kerja sama antara Menteri Agama di Asia Tenggara, ada Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura. Yang menjadi pengamat juga adalah Timor Leste, Thailand Selatan, serta Filipina, dan ini cikal bakalnya dari Champa di Kamboja karena Islam itu datang dari sana juga,” katanya.

Menurut Menag, posisi IKN akan diperkuat sebagai simpul baru pertemuan dan kerja sama Islam kawasan. “Nah, jadi inilah Istiqlal Nusantara menjadi mediator Islam Asia Tenggara,” pungkasnya, dilansir dari rilis resmi Kementerian Agama.

Baca Juga:Kemenag-MUI Ajak Umat Jaga Kerukunan, Beda Awal Ramadan Tak Boleh Jadi Sumber PerpecahanMasjid dan Gereja Berdampingan di Banten Diresmikan Menteri Agama

Perlu diketahui, Masjid Negara IKN berdiri di atas lahan seluas 76.647 meter persegi, memiliki empat lantai dan dua lantai mezzanine, serta mampu menampung sekitar 29.000 jamaah. (*)

0 Komentar