Safari Ramadan di Cilandak: Rano Klaim 97 Persen Program Sudah Jalan

Safari Ramadan
Wagub Rano Karno saat Safari Ramadan di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Foto: Pemprov DKI Jakarta.
0 Komentar

JAKARTA, Berita86.com– Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan 97 persen program quick win telah terealisasi dalam satu tahun kepemimpinannya bersama Gubernur Pramono Anung.

Hal tersebut seperti Wagub Rano Karno saat Safari Ramadan di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut berlangsung di Musala Al Mabrur, Kecamatan Cilandak, Jakarta, Minggu 22 Februari 2026.

Baca Juga:Serentak Jaga Jakarta Bersih, Wagub Rano Pimpin Pasukan di JakpusWow! Satpol PP DKI Kumpulkan Uang untuk Bedah Rumah Warga, Groundbreaking Dipimpin Rano Karno

Dalam kesempatan itu, Rano Karno memaparkan capaian kinerja sekaligus arah pembangunan ibu kota ke depan.

Ia menyebut, sejak dilantik setahun lalu, pemerintah provinsi telah merealisasikan mayoritas dari 40 program prioritas yang dicanangkan.

“Dalam kurun waktu satu tahun, dari 40 program quick win yang kami canangkan, 97 persen sudah berhasil diselesaikan,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi dasar untuk melanjutkan program prioritas pada tahun anggaran berjalan.

Rano Karno menegaskan bahwa tahun ini difokuskan pada penguatan implementasi kebijakan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Wagub Rano Karno juga menyoroti tiga persoalan utama yang masih menjadi tantangan Jakarta, yakni banjir, kemacetan, dan kemiskinan perkotaan.

Ketiga isu tersebut, kata dia, akan menjadi fokus utama dalam kebijakan pembangunan ke depan.

Baca Juga:TERBONGKAR! Lab Sabu di Sunter Jakarta Utara Digerebek, 13 Kg Narkotika Disita, Jaringan Iran TerkuakBanten dan Jakarta Perkuat Sinergi, Kajian MRT hingga Balaraja Resmi Dimulai

Terkait penanganan banjir, Pemprov DKI akan melanjutkan normalisasi Sungai Ciliwung serta penataan kawasan bantaran.

Proses pembebasan lahan dan relokasi warga, lanjutnya, akan dilakukan sesuai aturan dengan memperhatikan aspek keadilan sosial.

“Normalisasi sungai harus dilanjutkan agar aliran air kembali optimal dan masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak,” tegasnya.

Di sektor transportasi, Pemprov DKI terus memperluas konektivitas angkutan umum melalui pengembangan Transjabodetabek.

Langkah ini dinilai sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi kemacetan tanpa harus menambah ruas jalan.

“Keterbatasan lahan membuat pembangunan jalan baru tidak bisa terus dilakukan. Karena itu, transportasi publik menjadi kunci,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah provinsi tetap melanjutkan kebijakan subsidi transportasi bagi 15 golongan masyarakat.

Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk keberpihakan kepada kelompok rentan agar tetap memiliki akses mobilitas yang terjangkau.

Dalam kesempatan tersebut, Rano Karno juga mengajak masyarakat menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong, terutama di momentum Ramadan.

0 Komentar