Tangerang Selatan, Banten, Berita86.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan pelayanan langsung kepada masyarakat melalui penyaluran zakat Aparatur Sipil Negara (ASN).
Program ini diwujudkan lewat bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga yang membutuhkan.
Salah satu penerima manfaat adalah Ibu Timul (72), warga Rawabuntu, Tangerang Selatan, yang selama puluhan tahun tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan bersama enam anaknya.
Baca Juga:Persiapan Lebaran 2026: Gubernur Banten dan Menhub Sinkronkan Strategi Nasional Angkutan MudikBanten dan Jakarta Perkuat Sinergi, Kajian MRT hingga Balaraja Resmi Dimulai
Bantuan sebesar Rp20 juta diberikan untuk memperbaiki tempat tinggalnya agar lebih layak dan aman dihuni.
Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyerahkan langsung bantuan tersebut sebagai bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemprov Banten.
Kegiatan ini menjadi wujud kehadiran pemerintah yang tidak hanya menunggu laporan, tetapi aktif turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi masyarakat.
Dana bantuan tersebut bersumber dari zakat ASN di lingkungan Pemprov Banten yang dihimpun melalui BAZNAS Provinsi Banten.
Pengelolaan zakat ini dilakukan secara terarah dengan tujuan membantu warga yang benar-benar membutuhkan, khususnya mereka yang tinggal di hunian tidak layak.
Program Safari Ramadan ini juga menjadi sarana bagi pemerintah untuk mendata langsung warga rentan.
Aparatur turun menyusuri lingkungan permukiman, termasuk gang-gang sempit, guna memastikan tidak ada masyarakat yang luput dari perhatian.
Baca Juga:Lomar Baduy Jadi Primadona HPN 2026, Jurnalis Antusias Belajar Kearifan Lokal BantenSuara dari Banten: Pers Kampus Jadi Penentu Masa Depan Jurnalisme Indonesia
Langkah ini dinilai sederhana namun memiliki dampak besar. Kehadiran pemerintah hingga ke pintu rumah warga menjadi simbol kepedulian negara dalam memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjaga martabat masyarakat kurang mampu.
Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat nilai empati sosial dan solidaritas.
Pemerintah menegaskan komitmennya dalam mengelola dana zakat ASN secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Pemprov Banten juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif. Warga yang mengetahui adanya tetangga atau lingkungan sekitar yang masih tinggal di rumah tidak layak huni diimbau untuk melapor kepada perangkat desa atau kelurahan setempat.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan amanah zakat dapat terus disalurkan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga Banten. (*)
