Persebaya vs Persib: Umuh Muchtar Minta Pemain Waspada dan Tampil Maksimal demi Puncak Klasemen

Motivasi
Manajer Persib Umuh Muchtar menyalami pemain. Foto: Persib.
0 Komentar

Bandung, Berita86.com- Kemenangan besar 5-0 atas Madura United di pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 menjadi modal positif bagi Persib Bandung.

Laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 26 Februari 2026 itu menunjukkan performa solid tim.

Namun, fokus kini langsung dialihkan ke pertandingan berikutnya. Persib dijadwalkan bertandang ke markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada 2 Maret 2026 dalam lanjutan pekan ke-24.

Baca Juga:Setelah Kalahkan Madura United 5-0, Persib Kini Bersiap Hadapi Persebaya: Bobotoh Dilarang ke GBTTak Ragu Gabung Persib, Dion Markx: Ini Klub Besar, Sarat Prestasi, Saya Sangat Senang

Manajer Persib, Umuh Muchtar, menegaskan bahwa kemenangan telak sebelumnya tidak boleh membuat tim lengah.

Ia secara khusus meminta seluruh pemain menjaga fokus penuh dan tidak meremehkan kekuatan lawan.

Menurutnya, laga tandang di Surabaya akan menjadi ujian berat yang menuntut kerja ekstra dari seluruh pemain.

Ia mendorong skuad untuk tampil dengan determinasi tinggi demi mempertahankan posisi di puncak klasemen.

Umuh juga mengingatkan bahwa Persebaya bukan tim yang mudah dikalahkan.

Pada pertemuan putaran pertama musim ini, Persib hanya mampu menang tipis 1-0, itupun lewat perjuangan yang tidak mudah.

Hal ini menjadi bukti bahwa laga nanti berpotensi berlangsung ketat. Selain aspek teknis, Umuh turut menyoroti tantangan jadwal padat selama Ramadan.

Waktu persiapan yang terbatas membuat ia menekankan pentingnya efisiensi latihan serta kesiapan fisik dan mental pemain.

Baca Juga:Saddil Ramdani Minta Maaf ke Bobotoh dan Tim Persib, Akui Emosinya Tak Terkontrol saat Lawan Persis SoloHehanussa Bersaudara Pindah dari Persib ke Persik: Peminjaman Bersifat Sementara

Targetnya jelas: Persib harus tetap mampu mengamankan poin di setiap pertandingan.

Saat ini, Persib masih memimpin klasemen sementara dengan 53 poin, sementara Persebaya berada di posisi kelima dengan 38 poin.

Di sisi lain, manajemen klub juga mengingatkan suporter untuk tetap memberikan dukungan secara bijak.

Bobotoh diimbau tidak datang langsung ke stadion di Surabaya dan memilih mendukung dari daerah masing-masing, baik melalui nonton bareng maupun doa.

Langkah ini diambil agar klub terhindar dari sanksi akibat pelanggaran regulasi kompetisi.

Dukungan yang tertib dan positif dinilai tetap memiliki dampak besar bagi semangat pemain di lapangan.

Dengan situasi ini, Persib dihadapkan pada tantangan penting: menjaga konsistensi performa, disiplin dalam bermain, dan tetap fokus penuh—seperti yang ditekankan oleh Umuh Muchtar—agar posisi puncak klasemen tetap aman. (*)

0 Komentar