BNN Ungkap Clandestine Laboratory di Bali, Amankan Dua Orang WNA Rusia

Ungkap kasus
Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto saat konferensi pers pengungkapan kasus di Bali. Foto: Humas BNN.
0 Komentar

BALI, Berita86.com– Tim BNN (Badan Narkotika Nasional) bersama Bea Cukai serta Imigrasi berhasil membongkar praktik laboratorium gelap atau clandestine laboratory narkotika di wilayah Gianyar, Bali.

Operasi yang berlangsung pada Kamis, 5 Maret 2026 hingga Jumat, 6 Maret 2026 tersebut berhasil mengamankan dua warga negara asing (WNA) asal Rusia berinisial NT dan TS.

Tak hanya pelakunya, tim gabungan ini juga menyita sejumlah bahan yang diduga digunakan untuk memproduksi narkotika sintetis jenis mephedrone.

Baca Juga:BNN Luncurkan Call Center 184, Layanan Aduan Narkotika Siaga 24 JamBNN Sergap Jaringan Aceh, Berhasil Sita 360 Kg Narkotika

Dari rilis resmi BNN, Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto mengatasi pengungkapan kasus ini berawal dari pengiriman paket-paket mencurigakan dari China yang ditujukan ke Kantor Pos di Gianyar, Bali.

Pengiriman paket pada Januari tersebut menggunakan data palsu. Petugas pun melakukan penyelidikan mendalam.

Hingga akhirnya pada Kamis, 5 Maret 2026 sekitar pukul 23.45 WITA, tim gaabungan berhasil mengamankan seorang perempuan warga negara Rusia berinisial NT di sebuah villa di Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali.

Dari lokasi tersebut, petugas menemukan sebuah kunci kendaraan serta kunci villa lain yang kemudian mengarah pada pengembangan penyelidikan.

Petugas selanjutnya melakukan penggeledahan terhadap sebuah mobil LCGC dan menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam proses produksi mephedrone.

Barang bukti tersebut seperti jerigen warna putih, jerigen biru berisi ethyl acetate, kotak baju berisi 2 botol kaca happy growth, alkohol 96%, jerigen berisi cairan, botol mineral warna hijau, jerigen “EA”, botol kava metyhlamine, filter, botol kaleng, dan botol “AG+ silver.

Usai menggeledah mobil tersangka, petugas kemudian melakukan pengembangan pada Jumat, 6 Maret 2026 sekitar pukul 01.00 WITA, di salah satu villa di wilayah Blahbatuh, Gianyar, Bali.

Baca Juga:Bea Cukai, BNN, dan Avsec Gagalkan Penyelundupan Sabu di Bandara TanjungpinangKepala BNN RI Apresiasi Kemenkum Hadirkan Posbankum dan Desa Bersinar di Sulawesi Tengah

Di lokasi tersebut, petugas menemukan berbagai bahan dan peralatan clandestine laboratory.

Antara lain: platik biru berisi citric aci, Container orange berisi kain, Tas putih dengan jerigen berisi cairan, Jerigen berisi cairan kuning, Jerigen berisi cairan coklat, Botol coklat Dichloromethane, Jerigen isi cairan, Gelas dan plastik berisi residu, Piring isi residu.

Berikutnya, ada Plastik klip isi kristal putih (mephedrone), Baskom tutup hijau berisi cairan coklat, Botol coklat metyhlamine, Botol coklat hydrobromic acid, Jerigen isi cairan coklat (3), Jerigen isi cairan bening, Kertas saring isi residu, Ember hijau berisi coklat isi cairan, Plastik hitam isi garam dolpin(2).

0 Komentar