Jakarta, Berita86.com- Kepolisian mengingatkan masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026 agar mempersiapkan segala kebutuhan sejak dini.
Selain memastikan kondisi kesehatan tetap terjaga, pemudik juga diminta mengecek kendaraan agar dalam kondisi layak jalan sebelum memulai perjalanan.
Pesan tersebut disampaikan oleh Brigjen Faizal selaku Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri saat menghadiri diskusi publik bertema: Kesiapan Jelang Mudik Lebaran 2026 yang diselenggarakan oleh Tempo Media Group di Gedung Tempo Media, Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026.
Baca Juga:Korlantas Buka-bukaan: Ini Tanggal Paling Padat Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026Tak Main-Main! 161 Ribu Personel Dikerahkan dan 2.476 Pos untuk Amankan Mudik 2026
Dalam kesempatan itu, Faizal menekankan pentingnya pengemudi mengambil waktu istirahat secara berkala selama perjalanan mudik, baik bagi pengguna kendaraan pribadi maupun pengemudi transportasi umum.
Brigjen Faizal menyarankan agar pengemudi berhenti untuk beristirahat setiap 1,5 hingga 2 jam perjalanan guna menjaga konsentrasi dan kondisi fisik tetap prima. Dengan begitu, risiko kecelakaan di jalan dapat ditekan.
Selain faktor fisik, pemudik juga diimbau untuk mampu mengendalikan emosi selama perjalanan, terutama saat mendekati waktu berbuka puasa yang kerap membuat kondisi tubuh lebih lelah.
Menjaga komunikasi dengan keluarga juga dinilai penting agar posisi dan kondisi perjalanan tetap terpantau.
Faizal menjelaskan bahwa lonjakan volume kendaraan saat arus mudik merupakan situasi yang tidak terhindarkan.
Hal ini terjadi karena jutaan orang melakukan perjalanan menuju kampung halaman dalam waktu yang hampir bersamaan.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama selama perjalanan.
Baca Juga:Kakorlantas Prediksi 4 Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Ini Tanggal yang Harus DiwaspadaiKakorlantas Pastikan Mudik 2026 Aman, Jalur Tol Baru Disiapkan Kurangi Macet Parah
Menurutnya, perjalanan yang sedikit lebih lama jauh lebih baik dibandingkan memaksakan kecepatan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan atau gangguan di jalan.
Dalam forum tersebut juga disampaikan bahwa Operasi Ketupat untuk pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran akan dimulai pada 13 Maret pukul 00.00 WIB hingga 25 Maret 2026.
Setelah periode itu, pengamanan akan dilanjutkan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan sampai 29 Maret.
Untuk mendukung pengamanan selama periode mudik, Polri menurunkan sekitar 317.666 personel yang akan ditempatkan di berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Selain itu, disiapkan pula 2.756 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu guna membantu masyarakat selama perjalanan.
