BREAKING: Gempa M 7,6 Guncang Bitung–Ternate, Warga Panik Berhamburan, Terpantau Gelombang Tsunami Kecil

Gempa
Ilustrasi gempa bumi. Foto: Istimewa.
0 Komentar

JAKARTA, Berita86.com– Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah laut tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, Kamis pagi, 2 April 2026.

Guncangan kuat yang berlangsung hingga 20 detik memicu kepanikan warga di sejumlah daerah, termasuk Ternate, Maluku Utara.

Berdasarkan data terbaru, pusat gempa berada di koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,25 Bujur Timur dengan kedalaman 62 kilometer. Getaran dirasakan sangat kuat di Kota Bitung dan sekitarnya, serta cukup kuat hingga ke Kota Ternate.

Baca Juga:Banjir dan Angin Kencang Hantam Sejumlah Daerah, BNPB Keluarkan Peringatan Penting untuk WargaBNPB Catat 28 Kejadian Bencana dalam 24 Jam, Banjir dan Longsor Dominasi Pulau Jawa

Warga yang merasakan guncangan dilaporkan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Situasi sempat mencekam terutama di wilayah pesisir.

Mengutip rilis resmi BNPB, hingga pukul 07.00 WIB, tercatat dua gempa susulan. Gempa pertama berkekuatan magnitudo 5,5 terjadi pada pukul 06.07 WIB, disusul gempa kedua magnitudo 5,2 pada pukul 06.12 WIB.

Meski tidak berpotensi tsunami besar, getaran susulan tetap dirasakan masyarakat.

Dampak awal menunjukkan adanya kerusakan di sejumlah wilayah. Di Kota Ternate, satu bangunan tempat ibadah di Kecamatan Pulau Batang Dua dilaporkan terdampak.

Selain itu, dua rumah warga di Kelurahan Ganbesi, Kecamatan Ternate Selatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

Sementara itu, di Kota Bitung, proses pendataan masih terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk memastikan dampak yang ditimbulkan.

Dari hasil pemantauan sistem peringatan dini, terdeteksi gelombang tsunami dengan ketinggian kecil.

Di wilayah Halmahera Barat, gelombang tercatat sekitar 0,3 meter pada pukul 06.08 WIB, sedangkan di Bitung mencapai 0,2 meter pada pukul 06.15 WIB.

Baca Juga:Harga BBM Dipastikan Aman! Bahlil Ungkap Strategi Energi RI di Tengah Gejolak GlobalGaspol Energi Mandiri! Arahan Presiden Digeber, Kementan Fokus Biofuel dan Bioetanol dari Sawit hingga Jagung

Meski tergolong kecil, kondisi ini tetap menjadi perhatian karena potensi gelombang susulan masih mungkin terjadi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah pesisir Sulawesi Utara dan Maluku Utara, untuk tetap menjauhi pantai sementara waktu.

Warga juga diminta tetap tenang, mengikuti arahan petugas, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Pemerintah memastikan pemantauan terus dilakukan dan informasi terbaru akan segera disampaikan sesuai perkembangan situasi di lapangan. (*)

0 Komentar