JAKARTA, Berita86.com- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam memberantas korupsi yang selama ini merongrong anggaran negara dan menghambat peningkatan kualitas pendidikan nasional.
Komitmen tersebut kembali disampaikan Kepala Negara pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat, 28 November 2025.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo kembali menyoroti praktik mark up dan penyimpangan anggaran yang menurutnya masih terjadi di sejumlah kementerian dan lembaga.
Baca Juga:Hotman Puji Prabowo Beri Rehabilitasi untuk Eks Dirut ASDP, Sebut Bakal Banyak Kasus Serupa di Negeri IniPresiden Prabowo Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada 10 Tokoh Berjasa, Ini Daftar Lengkapnya
Kepala Negara menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan pengawasan internal secara menyeluruh.
“Anggaran dirongrong, mark up di mana-mana. Saya minta menteri-menteri awasi anak buahmu, awasi pejabat-pejabatmu. Jangan kira saya tidak tahu,” kata Presiden Prabowo.
“Saya kasih peringatan para menteri, para kepala badan, pejabat. Bersihkan aparatmu semuanya itu,” tegas Presiden Prabowo.
Kepala Negara menyebut bahwa setiap rupiah anggaran negara harus digunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat, terutama sektor pendidikan yang menjadi fondasi kemajuan bangsa.
“Kita butuh setiap rupiah untuk kepentingan rakyat. Untuk kepentingan guru-guru, untuk kepentingan perbaikan sekolah. Jangan mencuri uang rakyat. Waspadai ya,” ujar Presiden.
Presiden Prabowo turut mengingatkan bahwa teknologi digital kini memungkinkan masyarakat melaporkan berbagai dugaan penyimpangan secara langsung kepada dirinya.
Hal itu, kata Presiden, tidak boleh dipandang remeh oleh para pejabat yang masih mencoba bermain-main dengan anggaran negara.
Baca Juga:Presiden Beri Rehabilitasi Tiga Eks Pejabat ASDP, Pemerintah Tegaskan Komitmen Keadilan HukumCek Penyaluran Bansos di Bogor, Gus Ipul: BLT Tambahan Bukti Nyata Kepedulian Pak Prabowo
“Sekarang ada digital. Rakyat, anak-anak di desa mana pun bisa langsung hubungan sama saya,” ungkap Presiden.
Kepala Negara pun meminta dukungan para guru untuk bersama-sama membangun bangsa dan mendukung agenda pemberantasan korupsi.
“Selamat berjuang, terima kasih pekerjaan kalian, terima kasih pengorbanan kalian. Bersama-sama kita bangun bangsa kita. Saya minta dukunganmu, saya minta doamu. Bantu saya berantas korupsi,” ucap Presiden Prabowo Subianto, dilansir dari laman Kemensetneg. (*)
