JAKARTA, Berita86.com- Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr Muhammad Ali memimpin langsung pelepasan pengiriman bantuan kemanusiaan melalui pengerahan unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk mendistribusikan bantuan serta mengirimkan tim medis menuju wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Kegiatan berlangsung di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Minggu (30/11/2025), dengan dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno beserta jajaran, Pejabat Utama Mabesal dan Kotama Wilayah Jakarta, serta sejumlah instansi terkait.
Dalam misi kemanusiaan ini, TNI AL mengerahkan lima unsur KRI, yaitu KRI dr. Soeharso (SHS)-990 dari Jakarta menuju Langsa, KRI Teluk Gilimanuk (TGK)-531 dari Jakarta menuju Lhokseumawe, KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW)-992 dari Surabaya menuju Sibolga.
Baca Juga:Ini Update Korban Bencana Alam di Sumatera Utara, Aceh, hingga Sumatera BaratIni Syarat untuk Daftar Bantuan Penyelesaian Pendidikan S3 Dalam Negeri, Dibuka sampai 15 Oktober 2025
Kemudian, KRI Semarang (SMR)-594 dari Jakarta menuju Nias, dan KRI Sutedi Senaputra (SSA)-378 yang telah berada di Belawan dan bergerak menuju Langsa.
Fokus utama operasi ini adalah pemanfaatan Kapal Rumah Sakit, yakni KRI SHS-990 dan KRI RJW-992, sebagai sarana penanganan medis bagi korban bencana.
KRI SHS-990 mengangkut sembilan personel Departemen Kesehatan KRI serta 80 personel Batalyon Kesehatan (Yonkes) Marinir yang membawa fasilitas Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) beserta perlengkapannya.
Sementara itu, KRI RJW-992 diperkuat 11 personel medis dan sejumlah peralatan kesehatan, termasuk ambulans serta tabung oksigen dalam jumlah besar.
Seluruh unsur KRI juga mengangkut logistik berupa bahan makanan, minuman, pakaian, obat-obatan, hingga tabung oksigen, dengan proses embarkasi yang dikoordinir oleh Kodaeral I, II, dan III.
Dukungan personel khusus turut dikerahkan, meliputi tim gabungan Satkopaska dan Dislambair yang akan membantu proses pencarian dan evakuasi di lokasi terdampak.
Dilansir dari laman resmi TNI Angkatan Laut, Lima helikopter TNI AL juga telah disiapkan untuk dionboardkan pada unsur KRI guna memperkuat misi udara, baik untuk pengintaian, evakuasi, maupun distribusi bantuan cepat. (*)
