Polres Aceh Tengah Bersama TNI dan Warga Gencarkan Gotong Royong Pascabencana

Kerja sama
Gerakan gotong royong di Aceh Tengah melibatkan Polri, TNI, dan masyarakat. Foto: Humas Polri.
0 Komentar

Selain itu, personel Polsek Linge bersama BKO Brimob merespons cepat dengan membersihkan material tanah longsor yang kembali menutupi badan Jalan Lintas Nasional Takengon–Blang Kejeren, tepatnya di STA 26 Kampung Kute Baru, akibat tingginya curah hujan.

Berkat kerja sama tersebut, akses jalan nasional kini kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dilansir dari rilis resmi Polri, Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq SIK MH menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan upaya percepatan penanganan pascabencana, baik dalam pemulihan fasilitas umum, rumah warga, maupun pembukaan kembali akses jalan yang vital bagi masyarakat.

Baca Juga:Bupati Aceh Selatan Diberhentikan Tiga Bulan karena Umrah saat Banjir: Magang Tiga Bulan di KemendagriDi Aceh Tamiang, Presiden Minta Maaf bila Layanan Bantuan Korban Bencana Belum Terselesaikan Sepenuhnya

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat terdampak bencana tidak merasa sendiri,” katanya.

“Semoga gotong royong ini dapat meringankan beban warga sekaligus menumbuhkan kembali semangat kebersamaan antara Polri, TNI, dan masyarakat,” tandas Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufik. (*)

0 Komentar