KARAWANG, Berita86.com- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan nasional tahun 2025.
Pengumuman tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Panen Raya di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Rabu, 7 Januari 2026.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa capaian swasembada pangan merupakan tonggak penting dalam sejarah kemerdekaan bangsa.
Baca Juga:Taklimat Awal Tahun, Presiden Tekankan Evaluasi Kinerja dan Langkah Konkret PemerintahPrabowo: Tahun 2026 Pemerintah akan Beli 200 Helikopter untuk Perkuat Kesiapsiagaan Nasional
Menurutnya, kemandirian di sektor pangan membuktikan Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri tanpa bergantung pada negara lain.
“Hari ini bangsa Indonesia mencatat kemenangan yang penting. Kita mampu swasembada pangan. Ini tonggak kemerdekaan bangsa, bahwa dari pertanian kita tidak lagi bergantung kepada bangsa lain,” ujar Presiden.
Presiden mengungkapkan bahwa saat dilantik sebagai Kepala Negara, dirinya menargetkan swasembada pangan dapat tercapai dalam kurun waktu empat tahun.
Namun, berkat kerja keras, persatuan, dan kekompakan seluruh elemen bangsa, target tersebut berhasil diwujudkan hanya dalam waktu satu tahun.
“Ini kebanggaan dan kebahagiaan bagi kita semua. Dari hasil menuju hasil, dari kemenangan menuju kemenangan-kemenangan baru,” katanya.
Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para petani, penyuluh pertanian, serta seluruh pihak yang telah berjuang dan mengabdi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk terus menunjukkan kemandirian pangan di masa mendatang.
Baca Juga:HAB Ke-80 Dirayakan dengan Sederhana, Dana Difokuskan untuk Korban Bencana SumateraPresiden Prabowo Bahas Kampung Haji hingga Pasokan Energi dalam Pertemuan di Hambalang
Sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian dalam pembangunan sektor pertanian, Presiden Prabowo menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah tokoh dan pelaku pertanian.
Penghargaan tersebut diberikan antara lain kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, para petani, penyuluh pertanian, serta jajaran TNI dan Polri yang dinilai berperan besar dalam mendukung pencapaian swasembada pangan.
Dalam rangkaian kegiatan Panen Raya tersebut, Presiden Prabowo juga meninjau berbagai inovasi hilirisasi dan teknologi pertanian modern.
Kepala Negara menyaksikan langsung demonstrasi penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) otonom, drone pertanian, serta pemanfaatan pompa otomatis untuk meningkatkan efisiensi sistem irigasi.
Selain itu, Presiden mengunjungi Pameran Hilirisasi Pertanian yang menampilkan beragam produk olahan hasil bumi.
