BANDUNG, Berita86.com- Dedi Kusnandar kembali ke Persib Bandung setelah menjalani masa peminjaman bersama Bhayangkara FC.
Dengan demikian, Dedi Kusnandar akan kembali memperkuat Persib, tepatnya pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
Seperti diketahui, pada putaran pertama BRI Super League 2025/2026, gelandang yang akrab disapa Dado ini dipinjamkan Persib ke Bhayangkara FC.
Baca Juga:Sore Ini Persis Solo vs Persib Bandung, Pangeran Biru Waspadai Wajah Baru Laskar SambernyawaSudah Ikut Latihan Persib, tapi Kurzawa Tak Dibawa saat Lawan Persis Solo
Sebenarnya pada awal musim, Persib menyetujui peminjaman Dado hingga akhir kompetisi.
Namun, di tengah perjalanan, Bhayangkara FC memutuskan mengembalikan sang pemain ke klub asalnya.
Keputusan ini diambil dengan pertimbangan peluang menit bermain yang terbatas, sebuah langkah profesional yang memberi ruang terbaik bagi semua pihak, terutama bagi perkembangan karier Dado sendiri.
Sebagai rumah yang membesarkannya, Persib menyambut kepulangan Dado dengan tangan terbuka.
Dalam rilis resmi klub yang dikutip pada Sabtu, 31 Januari 2026, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa kembalinya Dado adalah kabar positif bagi tim, khususnya dalam menambah kedalaman dan keseimbangan lini tengah.
“Persib menyambut positif kembalinya Dado dari masa peminjaman di Bhayangkara FC. Pelatih pasti sudah punya skema untuk Dado di sepanjang putaran kedua nanti,” ujar Adhit.
Bukan tanpa alasan Dado selalu mendapat tempat istimewa di hati Bobotoh. Sejak pertama bergabung pada 2015, Dedi Kusnandar dikenal sebagai figur yang konsisten, rendah hati, dan penuh dedikasi.
Baca Juga:Saddil Ramdani Minta Maaf ke Bobotoh dan Tim Persib, Akui Emosinya Tak Terkontrol saat Lawan Persis SoloKuras Tabungan Pribadi dan Jual 4 Ekor Sapi, KDM Beri Bonus Pemain Persib Rp1 Miliar
Ketika kompetisi nasional sempat terhenti pada 2016, ia tetap menjaga ritme dan profesionalismenya lewat peminjaman ke Sabah FA, lalu kembali ke Bandung dengan peran yang kian matang sebagai jangkar lini tengah.
Deretan prestasi pun menjadi saksi perjalanan itu, Piala Presiden 2015, dua gelar Liga 1 (2023/24 dan 2024/25), hingga berbagai momen krusial yang mengukuhkan Dado sebagai salah satu sosok paling dihormati di ruang ganti.
Kini, kepulangan Dado bukan sekadar cerita kembali ke klub. Ini adalah tentang kesinambungan, tentang pengalaman yang kembali menyatu dengan ambisi tim.
Bersama Persib, Dado pulang untuk menguatkan, melangkah bersama menatap putaran kedua dengan keyakinan dan semangat yang sama: berjuang untuk lambang di dada dan kebanggaan Bobotoh. (*)
