Di DPR, Kepala BNN Laporkan Jumlah Kasus 2025 dan Paparkan Strategi Perang Melawan Narkoba 2026

Laporkan kinerja
Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto dalam paparannya di depan Komisi III DPR RI. Foto: Humas BNN.
0 Komentar

JAKARTA, Berita86.com– Badan Narkotika Nasional (BNN) memaparkan capaian kinerja sepanjang Tahun Anggaran 2025 sekaligus rencana strategis Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di Gedung Nusantara II, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Februari 2026.

Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman dan menyoroti evaluasi kinerja serta arah kebijakan BNN ke depan.

Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto dalam paparannya menyampaikan bahwa realisasi anggaran BNN pada 2025 mencapai 96,89 persen dari total pagu Rp3,21 triliun.

Baca Juga:Capaian Signifikan KPK 2025: Pulihkan Aset Negara Rp1,531 TriliunKepala BNN RI Suyudi Ario Seto Dikukuhkan sebagai Doktor Kehormatan Bidang Ilmu Hukum oleh Untar

Tingginya serapan anggaran tersebut dinilai berkontribusi signifikan terhadap berbagai capaian strategis BNN di bidang pemberantasan, pencegahan, dan rehabilitasi narkotika.

Di bidang pemberantasan, BNN berhasil mengungkap 773 kasus tindak pidana narkotika dengan total 1.214 tersangka.

Barang bukti yang disita meliputi 4,01 ton sabu, 2,19 ton ganja, dan 1,2 ton ketamin.

Selain itu, BNN juga mengungkap enam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait narkotika dengan total aset yang disita senilai Rp144,19 miliar.

Sementara pada sektor pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, BNN membentuk 1.910 Remaja Teman Sebaya Anti Narkotika serta menetapkan 214 Desa dan Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba).

Upaya pemberdayaan alternatif juga dilakukan melalui alih fungsi lahan ganja menjadi lahan kopi di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, sebagai langkah peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan daerah.

Di bidang rehabilitasi, BNN memberikan layanan kepada 14.527 penyalahguna narkotika dan memperkuat 649 lembaga rehabilitasi mitra.

Baca Juga:Dialog Strategis: Presiden Prabowo Bertemu Tokoh Ormas Islam, Tokoh Agama, dan Pimpinan PesantrenUPDATE TERBARU: BNPB Catat 1.204 Korban Meninggal Dunia Akibat Bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut

Atas inovasi layanan rehabilitasi yang responsif terhadap anak, BNN meraih penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Memasuki Tahun Anggaran 2026, BNN menghadapi tantangan penurunan anggaran menjadi Rp1,51 triliun atau turun sekitar 52,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski demikian, BNN menegaskan komitmen untuk tetap memperkuat strategi War on Drugs for Humanity melalui program unggulan Ananda Bersinar, transformasi digital, serta pemberantasan narkotika yang terintegrasi.

Komisi III DPR RI memberikan apresiasi atas capaian kinerja BNN sepanjang 2025 dan menyatakan dukungan terhadap rencana kerja serta program prioritas BNN pada 2026.

Komisi III juga mendukung usulan penambahan pagu anggaran dengan tetap memperhatikan kapasitas fiskal negara secara akuntabel.

0 Komentar