Groundbreaking ini diresmikan langsung oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani beserta jajaran.
Rosan menyampaikan bahwa Danantara saat ini mendukung enam proyek hilirisasi strategis dengan nilai investasi sekitar 7 miliar dolar AS, yang seluruhnya menjadi prioritas Bapak Presiden.
“Proyek hilirisasi selalu menjadi prioritas Bapak Presiden. Karena itu percepatan terus dilakukan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh ekonomi masyarakat,” kata Rosan.
Baca Juga:Dukung MBG, Danantara Siapkan Rp20 Triliun untuk Peternak Ayam Pedaging dan PetelurPuji MBG, Waka BGN: 33 Tahun di Birokrasi, Baru Kali Ini Ada Program Manfaatnya Terasa hingga Bawah
Ia menambahkan, dengan konsistensi kebijakan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, hilirisasi akan menjadi kunci menuju Indonesia yang makmur dan sejahtera.
Dari Proyek hilirsasi ayam terintegrasi, pemerintah memproyeksikan tambahan produksi sebesar 1,5 juta ton daging ayam dan 1 juta ton telur dari program ini akan menciptakan sekitar 1,46 juta lapangan kerja baru serta meningkatkan pendapatan bruto peternak hingga Rp81,5 triliun per tahun.
Dari sisi sosial, pasokan tersebut diharapkan menopang kebutuhan sekitar 82,9 juta penerima manfaat MBG sekaligus berkontribusi menurunkan stunting dan kemiskinan. (*)
