Ia menyampaikan, sejak dilantik pada 20 Oktober 2024, pemerintah masih menemukan adanya kekayaan bangsa yang belum dirasakan secara merata oleh seluruh rakyat.
Menurut Presiden Prabowo, pengelolaan sumber daya yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab menjadi kunci utama dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan.
Karena itu, langkah pembenahan tata kelola akan terus diperkuat agar hasil pembangunan benar-benar dinikmati masyarakat luas.
Baca Juga:Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Presiden Prabowo Tegaskan Perang Lawan KorupsiPresiden Prabowo: NU Memiliki Peran Besar dalam Menjaga Persatuan dan Kedamaian Bangsa
Di hadapan ratusan ribu kiai, nyai, dan santri, Presiden Prabowo juga mengungkapkan semangatnya bisa berbicara langsung dalam forum keagamaan tersebut.
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto menjadi simbol kuat sinergi antara ulama dan negara dalam menghadapi tantangan bangsa di tengah dinamika global.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa NU memiliki peran besar dalam menjaga persatuan dan kedamaian bangsa.
Momentum ini sekaligus meneguhkan peran NU dalam perjalanan bangsa menuju Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat. (*)
