Miniatur leuit (lumbung padi) dan pengrajin tenun asli Baduy dihadirkan untuk menunjukkan bahwa tradisi tetap relevan di tengah modernitas.
Dilansir dari rilis resmi Pemprov Banten, HPN 2026 di Banten tidak hanya menjadi ajang silaturahmi insan pers nasional, tetapi juga diharapkan memberi dampak ekonomi nyata bagi pelaku UMKM lokal.
Eli menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berkunjung dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif Banten.
Baca Juga:Suara dari Banten: Pers Kampus Jadi Penentu Masa Depan Jurnalisme IndonesiaBanten dan Jakarta Perkuat Sinergi, Kajian MRT hingga Balaraja Resmi Dimulai
Ia berharap, para wartawan yang kembali ke daerah masing-masing tidak hanya membawa berita, tetapi juga cerita hangat tentang keramahan, budaya, dan kuliner Banten sebagai kenangan berharga. (*)
