Riyadh, Berita86.com– Presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarnoputri, dianugerahi gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU), Riyadh, Arab Saudi, Senin, 9 Februari 2026.
Penganugerahan ini menjadi istimewa karena Megawati tercatat sebagai tokoh pertama di luar warga negara Arab Saudi yang menerima gelar kehormatan dari universitas perempuan terbesar di dunia tersebut.
Dalam pidatonya, Megawati menyoroti pentingnya pemberdayaan perempuan dalam pemerintahan dan pembangunan bangsa.
Baca Juga:Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Presiden Prabowo Tegaskan Perang Lawan KorupsiDialog Strategis: Presiden Prabowo Bertemu Tokoh Ormas Islam, Tokoh Agama, dan Pimpinan Pesantren
Ia juga menyampaikan rasa hormat serta apresiasinya atas penganugerahan gelar doktor kehormatan dari PNU.
Bagi Megawati, gelar ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan pengakuan atas nilai-nilai perjuangan perempuan dalam meraih kesetaraan dan kepemimpinan.
“Melihat banyak wanita pintar di sini saya merasa bangga sekali,” ujar Megawati dengan mata berkaca-kaca.
Gelar dari PNU ini menambah daftar penghargaan akademik yang diterima Megawati. Hingga kini, ia telah menerima sebelas gelar doktor kehormatan dan tiga gelar profesor kehormatan dari berbagai institusi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Rektor PNU, Fawziyah bint Suliman Al Amro, dalam sambutannya menyoroti peran strategis Megawati sebagai tokoh global sekaligus pionir kepemimpinan perempuan.
“Meskipun ribuan kilometer memisahkan Riyadh dan Jakarta, ilmu pengetahuan menjembatani jarak dan visi bersama menyatukan bangsa-bangsa,” ujar Fawziyah, dikutip dari laman Facebook Bu Mega Bercerita.
Ia menegaskan bahwa penganugerahan gelar tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kepemimpinan Megawati sebagai perempuan pertama yang memimpin Indonesia, serta kontribusinya dalam pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan.
Baca Juga:Pemerintah Perketat Pengawasan Harga Sapi Hidup, Pelaku Usaha Pastikan Ikuti AturanRakornas Pemerintah Pusat–Daerah 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Swasembada Pangan Pilar Utama Bangsa
“Universitas dengan bangga menganugerahkan gelar doktor kehormatan kepada Yang Mulia sebagai pengakuan atas kepemimpinan perintisnya sebagai wanita pertama yang memimpin bangsanya, dan kontribusinya yang abadi terhadap pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fawziyah menyampaikan bahwa penghormatan kepada Megawati sejalan dengan misi PNU untuk memberdayakan perempuan dan mendorong kepemimpinan transformatif.
“Dengan menghormati seorang pemimpin perempuan bersejarah, Universitas Putri Nourah bint Abdulrahman menegaskan kembali misinya untuk memberdayakan perempuan, merayakan kepemimpinan transformatif, dan memajukan nilai-nilai akademik global yang selaras dengan Visi Saudi 2030,” paparnya. (*)
