Talkshow Jurnal Nusantara, Bupati Bandung Paparkan Cara Kurangi Risiko Bencana Metode Aeroseeding

Pemaparan
Bupati Bandung Dadang Supriatna jadi narasumber talkshow Jurnal Nusantara, Sabtu, 14 Februari 2026. Foto: Pemkab Bandung.
0 Komentar

BANDUNG, Berita86.com- Bupati Bandung, Dadang Supriatna, tampil sebagai narasumber dalam talkshow nasional Jurnal Nusantara yang digelar secara daring dari Rumah Dinas Bupati, Sabtu, 14 Februari 2026.

Dalam kesempatan itu, sosok yang akrab disapa Kang DS memaparkan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mengurangi risiko bencana melalui program reboisasi massal dengan metode aeroseeding atau penaburan benih dari udara.

Menurutnya, aeroseeding menjadi solusi efektif untuk mempercepat pemulihan tutupan vegetasi, khususnya di kawasan perbukitan yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Baca Juga:Bupati Bandung Tinjau Kertasari, Perjuangkan Status Lahan Warga dan Pastikan Kelestarian Hulu CitarumSerahkan Santunan 23 Prajurit TNI AL Korban Longsor Bandung Barat, Mensos: Dilanjutkan Program Pemberdayaan

Upaya ini dilakukan agar kerusakan lingkungan tidak semakin meluas dan berdampak pada potensi bencana.

Sebanyak 8 ton atau sekitar 5,2 juta benih tanaman keras dan buah telah disebar menggunakan pesawat CASA C-212 milik TNI Angkatan Udara.

Penebaran difokuskan pada wilayah rawan longsor di Arjasari, Pacet, dan Kertasari yang menjadi bagian penting dari kawasan hulu Sungai Citarum.

Kang DS menegaskan, program tersebut tidak menggunakan anggaran APBD.

Seluruh pembiayaan tersebut bersumber dari kolaborasi pentahelix melalui dukungan CSR dan partisipasi masyarakat.

Akademisi, pelaku usaha lokal, hingga pelajar terlibat aktif dalam pengumpulan benih, memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan.

Ia berharap percepatan pemulihan vegetasi di kawasan hulu dapat menjamin keberlanjutan sumber air, termasuk bagi wilayah hilir hingga DKI Jakarta.

Menutup perbincangan, Kang DS, sebagaimana dilansir dari rilis resmi Prokompim Pemkab Bandung, menyatakan komitmennya untuk menjadikan reboisasi udara sebagai agenda berkelanjutan.

Baca Juga:Di Sumut: Bea Cukai dan Karantina Gagalkan Penyelundupan Ribuan Lembar Kulit Biawak Tujuan MalaysiaWamentan Sudaryono Kirim Bantuan HKTI Rp1 Miliar ke Pemalang dan Bandung Barat

Dengan memadukan teknologi dirgantara dan kearifan lokal, Kabupaten Bandung ditargetkan menjadi pelopor konservasi lingkungan yang adaptif serta mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menjaga kelestarian hutan demi masa depan generasi mendatang. (*)

0 Komentar