“Produksi kita tinggi, stok kita banyak. Yang swasembada pangan kita sudah sembilan, yang belum ada tiga. Nah, yang tiga ini pun stoknya banyak. Jadi tidak boleh ada main-main,” kata Amran saat meresmikan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional, Jumat, 13 Februari 2026.
Berdasarkan data neraca pangan nasional, komoditas yang telah swasembada dan surplus meliputi beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah.
“Tidak ada alasan beras naik. Stok kita tertinggi sepanjang sejarah. Minyak goreng kita produsen terbesar dunia, stok pemerintah 700 ribu ton, harga maksimal Rp15.700. Daging ayam Harga Acuan Pembeliannya Rp40.000, daging sapi Rp140.000. Semua harus patuh,” tegas Mentan Amran.
Baca Juga:Jelang Ramadan 2026, Mentan Amran Warning Rumah Potong Hewan: Dilarang Naikkan Harga DagingMentan Amran Tegaskan Pengawasan Ketat Pangan dari DOC hingga Daging Sapi Jelang Ramadan
Bagi konsumen, kondisi ini menunjukkan bahwa negara hadir memastikan kebutuhan protein hewani tetap tersedia dengan harga terkendali.
Stabilitas pasokan dan kelancaran distribusi memungkinkan masyarakat menjalani Ramadan dan menghadapi Idul Fitri dengan tenang, tanpa tekanan lonjakan harga yang signifikan. (*)
