Presiden Prabowo Pulang, Tegaskan Komitmen Perdamaian Gaza dan Kerja Sama Ekonomi Global

Pulang ke Tanah air
Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Halim Perdanakusuma disambut Wapres Gibran Rakabuming Raka. Foto: Setpres.
0 Komentar

Jakarta, Berita86.com– Presiden Prabowo Subianto telah tiba kembali di Tanah Air pada Jumat, 27 Februari 2026 setelah menuntaskan rangkaian lawatan luar negeri yang berfokus pada isu perdamaian dan penguatan kerja sama ekonomi.

Di Bandara Halim Perdanakusuma, Presiden Prabowo Subianto tampak dijemput Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, Menhan Sjafri Sjamsoeddin, Mensesneg Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menghasilkan sejumlah capaian strategis, baik di bidang geopolitik maupun ekonomi.

Baca Juga:Presiden Prabowo Hadiri Pertemuan Langka 7 Pemimpin Emirat, Seskab Teddy: Komitmen Jangka PanjangPertemuan Dua Sahabat Dekat Warnai Kunjungan Presiden Prabowo ke Yordania

“Presiden dalam lawatan ini secara aktif mendorong upaya perdamaian, khususnya terkait konflik di Gaza, dengan menekankan pentingnya solusi dua negara sebagai jalan keluar yang berkelanjutan,” ujar Teddy dalam keterangan yang dikutip dari laman resmi Setkab.

Menurut Teddy, Presiden juga melakukan pertemuan dengan sejumlah pemimpin negara untuk memperkuat koordinasi kawasan, terutama di wilayah Timur Tengah, guna menciptakan stabilitas yang berdampak pada perdamaian global.

Selain isu politik, lawatan tersebut turut menghasilkan sejumlah kesepahaman dan komitmen kerja sama ekonomi.

Kesepakatan yang dicapai mencakup perjanjian bilateral hingga penguatan kemitraan strategis jangka panjang di berbagai sektor.

“Ini merupakan bagian dari langkah konkret Presiden dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang mampu menjembatani kepentingan perdamaian dunia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan dan global,” lanjutnya.

Pemerintah menilai, hasil kunjungan ini akan memberikan dampak positif terhadap kepentingan nasional, baik dalam aspek diplomasi internasional maupun peningkatan kerja sama ekonomi yang berkelanjutan. (*)

0 Komentar