Arif, pedagang ayam karkas di pasar tersebut, menyebut harga ayam saat ini relatif stabil.
“Daging ayam sekitar Rp40.000 per kilogram. Satu ekor rata-rata 1,4 kilogram. Kami ambil dari pemasok sekitar Rp39.000 per kilogram,” ujarnya.
Sementara itu, pedagang sayuran bernama Nia mengatakan harga cabai dan bawang kini lebih bersahabat dibandingkan beberapa waktu lalu.
Baca Juga:Pemerintah Siap Segel Distributor Nakal! Amran: Jangan Mainkan Harga Pangan Saat RamadanTerungkap! Ini Alasan Harga Tiket Pesawat Domestik Masih Mahal, Kata Menteri Pariwisata
Menurutnya, cabai keriting dijual sekitar Rp35.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit berada di kisaran Rp100.000 per kilogram.
Harga bawang putih sekitar Rp36.000 per kilogram, sementara bawang merah yang dibeli Rp32.000 per kilogram dijual kembali sekitar Rp35.000 per kilogram.
Di pasar yang sama, harga daging sapi juga masih berada pada level stabil. Karna, salah satu pedagang, menyebut daging sapi lokal dijual sekitar Rp140.000 per kilogram. Sapi tersebut umumnya berasal dari Jawa dan dibeli dalam kondisi hidup sebelum dipotong.
Selain komoditas segar, pemerintah juga terus memastikan ketersediaan pangan strategis melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Masih dilansir dari rilis resmi Kementan, di Pasar Johar Karawang, masyarakat masih dapat membeli beras SPHP serta minyak goreng rakyat Minyakita dengan mudah.
Salah satu pedagang mitra Bulog, Siti, menyebut beras SPHP dijual sekitar Rp60.000 per kemasan dan cukup diminati pembeli.
Sementara itu, minyak goreng Minyakita juga laris karena banyak masyarakat memasak gorengan selama Ramadan.
Baca Juga:Prabowo Panggil Zulhas, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Stok Aman hingga Lebaran 2026Peternakan Jadi Kunci Kemandirian Pangan, Kementan Perkuat Hilirisasi dan Kesehatan Hewan
Dari sisi inflasi, kondisi pangan juga masih relatif terkendali. Pada Februari 2026, inflasi komponen pangan bergejolak (volatile food) tercatat 2,50 persen secara bulanan dengan kontribusi 0,41 persen terhadap inflasi umum.
Secara tahunan, inflasi pangan berada di angka 4,64 persen, masih berada dalam target pemerintah yang berkisar 3 hingga 5 persen.
Jika dibandingkan dengan Ramadan pada beberapa tahun sebelumnya, angka tersebut juga lebih stabil.
Inflasi pangan saat Ramadan 2022 tercatat 5,48 persen, meningkat menjadi 5,83 persen pada 2023, dan bahkan sempat menyentuh 10,33 persen pada 2024.
Capaian ini menunjukkan bahwa pasokan pangan nasional relatif terjaga dan daya beli masyarakat masih stabil.
Pemerintah pun memastikan akan terus memantau pergerakan harga agar tetap berada dalam batas yang wajar sesuai ketentuan yang berlaku. (*)
