Makassar, Berita86.com- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan pangan nasional menjelang hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berada dalam kondisi aman.
Tak hanya cukup, harga berbagai komoditas juga terpantau stabil, menjadikan Lebaran tahun ini terasa lebih menenangkan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dari hasil pemantauan di pasar tradisional maupun modern, kebutuhan pokok tersedia dengan baik dan tidak menunjukkan lonjakan harga yang signifikan.
Baca Juga:Raibnya Gus Yaqut dari dari Tahanan KPK: Publik Bertanya-tanya, Ternyata Menikmati Lebaran di RumahPrabowo Salat Idul Fitri Bareng Korban Banjir Aceh, Ketua DPD: Negara Hadir saat Rakyat Terluka
Kondisi ini menciptakan keseimbangan yang dirasakan mulai dari petani, pedagang, hingga konsumen.
Menurut Amran, stabilnya stok dan harga pangan merupakan hasil sinergi berbagai langkah strategis pemerintah, mulai dari peningkatan produksi dalam negeri, penguatan cadangan pangan, hingga pengawasan distribusi dan harga di lapangan.
“Kita ingin semua pihak merasakan manfaatnya. Petani mendapat harga yang layak, pedagang bisa berjualan dengan lancar, dan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau,” ujarnya, Minggu, 22 Maret 2026.
Untuk komoditas utama seperti beras, pemerintah mencatat kondisi yang sangat kuat. Cadangan Beras Pemerintah yang tersimpan di Perum Bulog mencapai sekitar 4,09 juta ton.
Sementara itu, stok beras yang beredar di masyarakat berkisar 11 hingga 12 juta ton, ditambah potensi panen dalam waktu dekat sekitar 12 juta ton.
Dengan total ketersediaan mendekati 28 juta ton, stok beras nasional diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan hingga hampir satu tahun ke depan.
Produksi beras pun terus menunjukkan tren positif. Memasuki periode panen raya pada Maret hingga April 2026, berbagai daerah mengalami peningkatan hasil produksi yang signifikan.
Baca Juga:Kasatgas Tito Ungkap Bantuan Rp72,75 M untuk Tradisi Meugang di Aceh: Kearifan Lokal di Momentum Idul FitriSkuad Final Garuda Dirilis: 24 Pemain Siap Tempur di FIFA Series 2026 Maret Ini
Kondisi ini tidak hanya memperkuat cadangan nasional, tetapi juga menjaga harga gabah tetap stabil di tingkat petani.
Dengan kebutuhan beras nasional sekitar 2,59 juta ton per bulan dan produksi yang berada di kisaran 2,6 hingga 5,7 juta ton, Indonesia saat ini berada dalam posisi surplus.
Tak hanya beras, sejumlah komoditas strategis lainnya juga mencatatkan kondisi surplus hingga April 2026.
Ketersediaan cabai rawit, daging ayam, hingga bawang merah tercatat melampaui kebutuhan nasional. Bahkan untuk komoditas cabai, produksi yang berlebih mulai mendorong harga turun dan lebih stabil di pasar.
