DENPASAR, Berita86.com- Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo David Simatupang SIK MH memperkuat kolaborasi dengan mitra transportasi online melalui kegiatan “Ngopi Kamtibmas” bersama komunitas Gojek wilayah Bali Nusra, Senin (6/4/2026) di Denpasar.
Kegiatan berlangsung santai namun penuh makna. Dalam suasana akrab, Kapolresta memperkenalkan diri sekaligus mengajak para driver untuk menjaga komunikasi yang solid demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang tetap kondusif.
Acara ini juga dihadiri jajaran pejabat utama Polresta serta Kapolsek Denpasar Barat, bersama koordinator wilayah Gojek Bali Nusra dan puluhan driver dari berbagai daerah di Bali.
Baca Juga:Lima Pelaku Begal yang Viral di Medsos Kini Ditangkap Unit Reskrim Polsek Denpasar BaratSertijab Jajaran Polresta Denpasar, Termasuk Jabatan Kasi Humas, Ini Daftar Lengkapnya
Dalam dialog tersebut, Kapolresta menyinggung sejumlah persoalan yang sempat viral atau ramai di media sosial dan melibatkan mitra transportasi online seperti Grab dan Maxim.
Ia menegaskan pentingnya koordinasi yang lebih intens agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Selain itu, ia juga mengingatkan penggunaan atribut Gojek harus sesuai aturan dan hanya dikenakan oleh mitra resmi. Hal ini dinilai penting untuk menjaga ketertiban serta meningkatkan kepercayaan publik.
Perhatian khusus juga diberikan pada layanan pengiriman barang. Kapolresta meminta para driver untuk segera melapor jika menemukan paket yang mencurigakan, terutama yang berpotensi mengandung barang terlarang atau berbahaya.
Langkah ini dinilai krusial untuk mempercepat penanganan serta mencegah potensi tindak kriminal.
Sementara itu, masih dilansir dari rilis resmi Polresta Denpasar, perwakilan Gojek Bali Nusra menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut.
Mereka menilai pertemuan langsung seperti ini membuka ruang komunikasi yang lebih efektif antara driver dan aparat kepolisian.
Baca Juga:BNN Gandeng Rusia, Strategi Baru Lawan Narkotika Internasional Mulai DiterapkanKapolri Turun Langsung di Palembang, 5.000 Ojol dan Buruh Deklarasi Jaga Keamanan Sumsel
Saat ini, jumlah mitra Gojek di Bali disebut telah mencapai sekitar 80 ribu orang.
Dengan jumlah tersebut, komunitas driver dinilai memiliki peran strategis dalam membantu menjaga keamanan lingkungan.
Pihak Gojek juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan kepolisian.
Para driver didorong untuk aktif melaporkan setiap potensi gangguan keamanan yang ditemui di lapangan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Bali. (*)
