Jakarta, Berita86.com– Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, menegaskan bahwa pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto tetap berada dalam kondisi stabil meski dunia sedang menghadapi berbagai tekanan global.
Dalam pernyataannya pada Jumat (10/4/2026), Teddy memaparkan sejumlah indikator yang menunjukkan bahwa situasi nasional masih terkendali, baik dari aspek ekonomi maupun sosial.
Salah satu poin yang disorot adalah keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi.
Baca Juga:Di Tokyo, Presiden Prabowo Saksikan Deal Rp384 Triliun, Seskab Teddy: Dunia Makin Percaya IndonesiaTak Main-main, Prabowo Saksikan Langsung: Rp11,4 Triliun Kembali ke Negara
Kebijakan ini dinilai kontras dengan kondisi di sejumlah negara lain yang justru mengalami lonjakan harga energi akibat dinamika global.
Menurut Teddy, langkah tersebut menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat di tengah situasi internasional yang tidak menentu.
Di sisi lain, ia juga menyampaikan bahwa kondisi ekonomi Indonesia tetap berada di jalur positif.
Daya beli masyarakat disebut masih terjaga, sementara berbagai indikator ekonomi menunjukkan tren yang optimistis.
Tak hanya itu, Teddy juga menyinggung keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas selama dua periode Lebaran terakhir.
Seskab Teddy menilai kelancaran arus mudik, ketersediaan bahan pokok, serta stabilnya harga di pasaran menjadi bukti konkret kinerja pemerintah.
Ia menekankan bahwa masyarakat dapat merasakan langsung kondisi tersebut di lapangan, mulai dari distribusi BBM yang lancar hingga kebutuhan pokok yang tetap tersedia.
Baca Juga:Ada Rapat Penting di Hambalang! Seskab Teddy Ungkap Fokus Arahan Presiden PrabowoPresiden Prabowo Hadiri Pertemuan Langka 7 Pemimpin Emirat, Seskab Teddy: Komitmen Jangka Panjang
Di tengah banyaknya opini yang beredar, Teddy mengingatkan pentingnya menyampaikan informasi berdasarkan data yang akurat, bukan sekadar asumsi yang berpotensi menimbulkan keresahan publik.
Ya, Teddy menegaskan bahwa isu yang menyebut Indonesia akan mengalami kekacauan dalam waktu dekat merupakan narasi yang keliru.
“Tidak ada itu chaos-chaos. Yang ada adalah semuanya terkendali,” ujar Seskab dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Ia juga meluruskan berbagai isu yang berkembang di masyarakat, termasuk narasi yang menyebut kondisi Indonesia akan mengalami kekacauan. Ia menegaskan bahwa kondisi nasional tetap stabil dan terkendali.
Ia menjelaskan bahwa di tengah tekanan global, termasuk konflik di Timur Tengah, pemerintah tetap mampu menjaga stabilitas harga, termasuk dengan tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
