Prajurit TNI Berhasil Temukan Black Box ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung

Black box
Prajurit TNI menemukan black box pesawat ATR 42-500. Foto: Puspen TNI.
0 Komentar

PANGKEP, Berita86.com– Prajurit TNI dari Kodam XIV/Hasanuddin yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan berhasil menemukan black box pesawat ATR 42-500 di kawasan pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Rabu (21/1/2026).

Penemuan black box tersebut dilakukan oleh personel Yonif 700/Wira Yudha Cakti (WYC) Kodam XIV/Hasanuddin bersama unsur Basarnas dan Tim Reaksi Cepat (TRC) PT Tonasa.

Proses pencarian berlangsung intensif selama lima hari di sekitar lokasi jatuhnya pesawat, di bawah pimpinan Letda Inf Herman.

Baca Juga:Tembus Hutan dan Tebing, Prajurit TNI Temukan Dua Korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung BulusaraungPolri Mulai Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Sulsel

Perangkat black box ditemukan di area dengan kontur medan yang sulit dijangkau.

Setelah berhasil diamankan, black box tersebut selanjutnya diserahkan kepada pihak berwenang guna mendukung proses investigasi penyebab kecelakaan pesawat ATR 42-500.

Keberhasilan ini menegaskan komitmen dan kesiapsiagaan TNI dalam mendukung operasi pencarian dan pertolongan pada kecelakaan transportasi.

Peran tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Melalui sinergi lintas instansi, TNI terus berperan aktif dalam misi kemanusiaan, khususnya di wilayah dengan tingkat kesulitan medan yang tinggi, dengan mengedepankan profesionalisme dan disiplin prajurit.

Sebelumnya, Prajurit TNI dari Kodam XIV/Hasanuddin juga berhasil menemukan dua korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Penemuan tersebut dilakukan dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) yang berlangsung di medan pegunungan terjal dan hutan lebat, dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, Senin, 19 Januari 2026.

Baca Juga:Indonesia–Inggris Tingkatkan Kerja Sama Strategis, Presiden Prabowo Bertemu PM StarmerMengenal Pesawat EMB 314 Super Tucano yang Alami Kecelakaan di Pasuruan

Pada hari pertama pencarian, Minggu (18/1/2026), prajurit Kodam XIV/Hasanuddin yang tergabung dalam Tim SAR gabungan bersama masyarakat menemukan satu korban berjenis kelamin laki-laki.

Proses penemuan dilakukan melalui penyisiran jalur-jalur ekstrem dan area yang sulit dijangkau, dengan tetap mengedepankan faktor keselamatan personel.

Memasuki hari kedua pencarian, Senin (19/1/2026), Tim SAR Kodam XIV/Hasanuddin bersama Tim SAR gabungan dan masyarakat kembali menemukan satu korban berjenis kelamin perempuan di kawasan Gunung Bulusaraung.

Penemuan korban kedua tersebut merupakan hasil penyisiran intensif di medan pegunungan yang terjal dan rawan.

0 Komentar