JAKARTA, Berita86.com- Presiden Prabowo Subianto kembali ke tanah air pada Sabtu sore menjelang malam, 24 Januari 2026, setelah menuntaskan rangkaian kunjungan kenegaraan selama lima hari ke tiga negara.
Kepulangan Presiden Prabowo Subianto menandai berakhirnya lawatan luar negeri yang menghasilkan sejumlah capaian strategis bagi Indonesia, mulai dari investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan peran diplomasi global.
Setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma dengan pesawat maskapai nasional Garuda Indonesia, Presiden Prabowo disambut oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Baca Juga:Presiden Prabowo Paparkan Capaian dan Arah Pembangunan Indonesia di WEF 2026 DavosBerdampak untuk Kepentingan Nasional: Ini Capaian Konkret dari Kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris
Hadir juga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra, serta Kepala Sekretariat Pribadi Presiden Rizky Irmansyah.
Salah satu hasil utama lawatan tersebut adalah kesepakatan investasi sektor maritim senilai 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp90 triliun dengan Inggris.
Investasi ini akan memperkuat industri maritim nasional sekaligus menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, Presiden membawa pulang komitmen pembangunan 1.582 kapal ikan yang seluruhnya akan diproduksi di dalam negeri.
Program ini diproyeksikan menyerap hingga 600 ribu tenaga kerja, memberikan dampak langsung terhadap penguatan industri perkapalan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Di bidang pendidikan, Indonesia menjalin kerja sama dengan 24 universitas terkemuka di Inggris Raya, khususnya pada bidang kedokteran serta sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia nasional.
Dalam ranah diplomasi global, dilansir dari rilis Setkab, Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace (BoP) sebagai wujud komitmen nyata terhadap perdamaian dunia, khususnya dalam mendukung pemulihan pascakonflik di Gaza yang kini menunjukkan perkembangan signifikan.
Baca Juga:Indonesia–Inggris Tingkatkan Kerja Sama Strategis, Presiden Prabowo Bertemu PM StarmerPresiden Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Belajar Sungguh-sungguh dan Hormati Orang Tua
Presiden Prabowo juga memanfaatkan forum internasional World Economic Forum (WEF) untuk memperkenalkan konsep ekonomi nasional bertajuk “Prabowonomics” di hadapan 65 kepala negara dan sekitar 1.000 CEO perusahaan besar dunia, sekaligus membuka peluang investasi dan kemitraan global.
Tak kalah penting, lawatan tersebut juga menghasilkan peningkatan kerja sama konkret dengan Pemerintah Prancis di berbagai sektor strategis, yang diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.
Rangkaian capaian ini menegaskan bahwa lawatan luar negeri Presiden Prabowo tidak hanya bersifat diplomatik, tetapi menghasilkan manfaat nyata bagi pembangunan ekonomi, ketenagakerjaan, pendidikan, dan peran Indonesia dalam perdamaian dunia.
