BNPB Kerahkan Lima Pesawat Modifikasi Cuaca Amankan Jakarta–Jawa Barat dari Hujan Ekstrem

Modifikasi cuaca
BNPB melaksanakan operasi modifikasi cuaca untuk wilayah Jakarta dan Jawa Barat. Foto: BNPB.
0 Komentar

Operasi modifikasi cuaca di wilayah tersebut merupakan operasi pengeringan wilayah terdampak banjir dan longsor dengan tujuan untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana seperti perbaikan tanggul, pembersihan lingkungan, dan pembangunan huntara.

Berdasarkan rilis BMKG, pada dasarian tiga Bulan Januari, hujan akan terjadi cukup merata di beberapa daerah di Indonesia.

Wilayah yang diprediksi akan dominan mengalami hujan pada kategori Menengah (50-150 mm per dasarian) antara lain:

Baca Juga:Banjir dan Longsor Dominasi Bencana Nasional, BNPB Imbau Kewaspadaan TinggiLongsor Bandung Barat: Delapan Orang Meninggal, 82 Warga Masih Dalam Pencarian

Sumatra Barat, jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.

Kemudian; Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

Sementara itu, wilayah yang akan mengalami hujan kategori tinggi (150-300 mm per dasarian) antara lain Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.

Peringatan curah hujan dengan kategori sangat tinggi (lebih dari 300 mm per dasarian) antara lain di Maros, Sulawesi Selatan.

BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan prakiraan cuaca harian sebelum beraktivitas dan juga peringatan dini cuaca ekstrem melalui sumber yang terpercaya.

Untuk masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir, hendaknya meningkatkan kesiapsiagaan dengan menyimpan barang berharga di tempat yang lebih aman, menyiapkan tas siaga bencana, dan menentukan titik evakuasi keluarga.

Kepada masyarakat yang tinggal di sekitar lereng atau tebing yang berisiko longsor hendaknya meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama, serta segera melakukan evakuasi mandiri apabila kondisi dinilai tidak aman. (*)

0 Komentar