Tinjau Banjir Bandang dan Longsor Bandung Barat, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Cepat dan Terpadu

Temui korban
Wapres Gibran Rakabuming Raka menemui warga korban longsor Bandung Barat. Foto: Kemensetneg.
0 Komentar

BANDUNG BARAT, Berita86.com- Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat, terpadu, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Setibanya di lokasi, Wapres mendatangi posko pengungsian yang berada di Balai Desa Pasirlangu.

Baca Juga:Tugas Kemanusiaan Berujung Duka, Dua Personel Polres Cimahi Gugur Ditabrak Truk TNIUpdate Longsor Bandung Barat: Sudah 25 Kantong Jenazah, 81 Orang Belum Ditemukan

Di hadapan para pengungsi dan petugas, Wapres menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang menimpa warga.

Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat bersama seluruh unsur terkait telah turun langsung ke lapangan untuk mengupayakan pencarian korban secara maksimal.

Dalam arahannya, Wapres menekankan pentingnya pemberian perhatian khusus kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, dan penyandang disabilitas.

Ia meminta agar kebutuhan dasar para pengungsi, mulai dari pangan, air bersih, hingga layanan kesehatan, dapat terpenuhi dengan baik.

Selain itu, Wapres juga memastikan kesiagaan tim medis dan layanan kesehatan selama 24 jam di lokasi terdampak.

Tidak hanya fokus pada penanganan darurat, Wapres juga menginstruksikan pemerintah daerah agar memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran.

Penanganan rumah warga yang rusak serta rencana relokasi korban bencana diminta dilakukan dengan mempertimbangkan keberlanjutan sumber penghidupan masyarakat setempat.

Lebih lanjut, Wapres menyoroti pentingnya penataan kembali lingkungan pascabencana.

Baca Juga:Usai Jatuh Pingsan, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Dapat Telepon dari Presiden PrabowoBanjir dan Longsor Dominasi Bencana Nasional, BNPB Imbau Kewaspadaan Tinggi

Ia menegaskan perlunya pengawasan terhadap alih fungsi lahan dan upaya mitigasi bencana sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah penyelamatan jiwa melalui operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan secara nonstop selama 24 jam.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Mohammad Syafii menyampaikan bahwa lebih dari 250 personel terlatih telah dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian korban.

Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat untuk melakukan pemetaan wilayah terdampak.

BNPB turut melaksanakan operasi modifikasi cuaca sebagai langkah antisipatif guna mencegah potensi bencana susulan di sejumlah wilayah Jawa Barat.

0 Komentar