Update dari Aceh: Jembatan Bailey Bener Pepanyi Rampung, Akses KKA–Bener Meriah Kembali Lancar

Bisa dilalui
Jembatan Bailey Bener Pepanyi rampung dan akses KKA–Bener Meriah kini kembali lancar. Foto: Puspen TNI.
0 Komentar

BENER MERIAH, Berita86.com– Pembangunan Jembatan Bailey di Desa Bener Pepanyi, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada ruas lintas KKA yang menghubungkan Aceh Utara–Bener Meriah–Takengon, telah selesai dilaksanakan oleh Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal).

Jembatan tersebut kini sudah dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas harian, Minggu, 1 Februari 2026.

Jembatan Bailey Bener Pepanyi dibangun dengan konstruksi tipe 1-1 SSR sepanjang 30 meter atau terdiri dari 10 petak SSR.

Baca Juga:Kunjungi Aceh, Wapres Gibran Lihat Langsung Kehidupan Warga di HuntaraIni Kronologi Lengkap Hilangnya Anggota Brimob Polda Aceh sampai Terkuak Jadi Tentara Rusia

Proses pengerjaan melibatkan personel gabungan dari Yonzipur 9/Lang Lang Bhuwana dan Denzipur 3/Agni Tirta Dharma yang bekerja intensif guna mempercepat pemulihan jalur transportasi pascabencana.

Rampungnya pembangunan jembatan ini berdampak langsung pada kelancaran mobilitas masyarakat.

Akses antarwilayah yang sebelumnya terputus kini kembali terbuka, sehingga pergerakan orang maupun distribusi barang dapat berlangsung normal.

Komandan Kodim 0119/Bener Meriah, Letkol Inf Ahmad Fauzi, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Bailey merupakan langkah cepat dan tepat sebagai solusi sementara untuk memulihkan konektivitas wilayah yang terdampak kerusakan infrastruktur.

“Jembatan ini memiliki peran sangat penting karena menjadi jalur utama aktivitas masyarakat, distribusi logistik, serta mendukung kelangsungan perekonomian warga Bener Pepanyi dan sekitarnya,” ujarnya, dilansir dari rilis resmi Puspen TNI.

Di sisi lain, warga Desa Bener Pepanyi mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Satgas Gulbencal beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut.

Dengan berfungsinya kembali Jembatan Bailey Bener Pepanyi, diharapkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat segera pulih secara optimal serta memperkuat konektivitas antarwilayah guna menunjang pembangunan dan kesejahteraan masyarakat ke depan.

Seperti diketahui, pemerintah terus bekerja melakukan pemulihan di wilayah terdampak bencana banjir, salah satunya di Provinsi Aceh.

Baca Juga:Polres Aceh Tengah Salurkan Jumat Berkah untuk Warga Terdampak BencanaJelang Dini Hari, Seskab Teddy Terima Gubernur Aceh Bahas Pemulihan Pascabencana

Pada Jumat, 30 Januari 2026, Wapres Gibran Rakabuming Raka kembali mengunjungi Aceh, tepatnya melihat hunian sementara atau huntara yang telah dihuni warga berlokasi di Gampong Bundar, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.

Pada kesempatan itu, para warga huntara menyambut antusias Wapres Gibran yang tampak menanyakan kondisi warga penghuni.

Selain mendapatkan penjelasan mengenai huntara, Wapres menyempatkan untuk menyapa para warga yang berada di depan blok huniannya.

0 Komentar