Sekolah Jadi Garda Depan Program ASRI, Mendikdasmen Ajak Wujudkan Lingkungan Aman dan Sehat

Mendikdasmen
Mendikdasmen Abdul Mu\'ti. Foto: Kemendikdasmen.
0 Komentar

Jawa Timur, Berita86.com– Sekolah tidak sekadar menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan keberanian intelektual, ketangguhan spiritual, dan kepekaan sosial peserta didik.

Dalam kerangka itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mendorong satuan pendidikan untuk berperan aktif mendukung program nasional Indonesia yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Jawa Timur pada Minggu, 8 Februari 2026, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa sekolah memiliki posisi strategis sebagai ruang pembiasaan nilai-nilai ASRI sejak dini.

Baca Juga:Presiden Prabowo: NU Memiliki Peran Besar dalam Menjaga Persatuan dan Kedamaian BangsaPresiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Perkuat Pemerataan Pendidikan Nasional

Menurutnya, budaya menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan belajar yang sehat harus menjadi bagian dari keseharian di lingkungan pendidikan.

Ia menjelaskan, penerapan nilai ASRI di sekolah dapat diwujudkan melalui pembiasaan menjaga kebersihan, pengelolaan sampah yang baik, pengurangan penggunaan plastik, hingga penciptaan ruang kelas yang nyaman dan tidak pengap.

Langkah-langkah tersebut dinilai sebagai bentuk integrasi nyata antara dunia pendidikan dan semangat Indonesia yang ASRI.

Lebih lanjut, sebagaimana dilansir dari rilis resmi Kemendikdasmen, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menekankan bahwa upaya menghadirkan sekolah yang aman, nyaman, dan asri bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata.

Diperlukan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari pendidik, peserta didik, hingga masyarakat, agar nilai-nilai tersebut benar-benar menjadi budaya yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Sebelumnya, pencanangan Gerakan Indonesia ASRI dilakukan Presiden Prabowo Subianto saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang diikuti oleh 4.011 peserta dari berbagai instansi dan jajaran pemerintahan di Sentul International Convention Center (SICC), Kab. Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026.

Pada awal taklimatnya, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia dibangun atas pengorbanan besar rakyat, sehingga seluruh pemimpin wajib mengabdi sepenuhnya kepada kepentingan bangsa dan negara

Baca Juga:Zian Fahrezi Harumkan Nama Indonesia: Juara I MTQ Internasional Al-Ameed di IrakPresiden Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Belajar Sungguh-sungguh dan Hormati Orang Tua

“Negara ini yang sekarang, saudara-saudara, yang sekarang ada dalam kendali kita, dibangun atas pengorbanan rakyat yang sangat besar,” kata Presiden Prabowo Subianto.

“Karena itulah kita tidak boleh lupa adanya kita adalah untuk berbakti, mengabdi kepada rakyat kita. Ini hal yang selalu mudah kita ucapkan, tapi harus kita buktikan,” lanjutnya.

0 Komentar