Serahkan Santunan 23 Prajurit TNI AL Korban Longsor Bandung Barat, Mensos: Dilanjutkan Program Pemberdayaan

Santunan
Mensos Saifullah Yusuf menyerahkan santunan dengan total nilai Rp345 juta kepada ahli waris 23 Prajurit Korps Marinir TNI AL yang gugur akibat longsor di Cisarua, Bandung Barat. Foto: Kemensos.
0 Komentar

“Saya meyakini seluruh korban yang meninggal dunia adalah syahid, (dan) pejuang-pejuang kedaulatan yang insya Allah seluruh dosanya diampuni oleh Allah, amalnya diterima, dan tentu bagi yang beragama Islam bersama Rasulullah SAW di surganya Allah SWT,” kata Gus Ipul.

Kepala Staf Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan menyampaikan apresiasi pada Kemensos atas santunan yang diberikan pada prajurit yang gugur.

“Kehadiran Bapak di tengah-tengah kami hari ini bukan sekedar kunjungan kerja biasa, melainkan bentuk nyata kepenuhian bagi para pejuang kedaulatan Republik Indonesia,” katanya.

Baca Juga:Pangkormar Lepas Jenazah Prajurit Marinir yang Gugur dalam Longsor Bandung BaratDPD Dapil Jabar Salurkan Bantuan Kebutuhan Pokok dan Uang Rp50 Juta untuk Korban Longsor Bandung Barat

“Kami beserta seluruh jajaran Korps Marinir menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri atas perhatian yang telah diberikan kepada para ahli waris prajurit yang telah gugur,” tuturnya.

Hadir dalam acara penyerahan santunan tersebut, Ir Kormar Brigjen TNI (Mar) Ahmad Fajar, Kapok Sahli Pangkormar Brigjen TNI (Mar) Sandy Muchjidin, Asrena Pangkormar Brigjen TNI (Mar) Umar Faruq, Asintel Pangkormar Brigjen TNI (Mar) Nanang Saefulloh.

Kemudian, Asops Pangkormar Brigjen TNI (Mar) Sugianto, Aspers Pangkormar Brigjen TNI (Mar) Ludi Prasetyo, Aslog Pangkormar Brigjen TNI (Mar) Efhardian, Aster Pangkormar Brigjen TNI (Mar) Jasiman Purba.

Hadir pula Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Agus Zainal Arifin, Kepada Biro Humas Kemensos Devi Deliani dan Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Masriani Mansyur.

Sebelumnya, sebanyak 23 Prajurit Jalasena dari Korps Marinir gugur dalam bencana alam tanah longsor yang terjadi saat pelaksanaan Latihan Pratugas Satgas Pamtas RI–PNG di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu, 24 Januari 2026.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Sosial, selain santunan ke prajurit militer, Kemensos juga telah menyalurkan santunan kepada 23 korban sipil yang diberikan langsung oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono pada Jumat (6/2/2026).

Masing-masing ahli waris menerima santunan sebesar Rp15 juta. Santunan untuk korban lain masih dalam proses pendataan dan kemungkinan akan bertambah.

Kemensos memastikan sekaligus menegaskan akan terus memantau perkembangan dilapangan. (*)

0 Komentar