Terima Aspirasi Para Bupati soal Kebutuhan Pertanian, Mentan: Daerah yang Siap dan Serius Kita Dukung Penuh

Aman
Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Foto: Kementan.
0 Komentar

Jakarta, Berita86.com- Sejumlah bupati dari berbagai daerah datang membawa cerita, harapan, sekaligus kebutuhan riil pertanian di wilayahnya saat bertemu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (12/2/2026).

Pertemuan itu menjadi ruang sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pembangunan pertanian nasional.

Dalam audiensi tersebut, para kepala daerah memaparkan langsung kondisi lapangan, capaian produksi, hingga tantangan yang masih dihadapi.

Baca Juga:Perkuat Hulu Peternakan Lewat BUMN, Mentan Amran Targetkan Harga Ayam dan Telur StabilSinergi Kuat Kementan–Polri, Produksi Naik dan Harga Pangan Tetap Stabil

Menanggapi berbagai aspirasi itu, Mentan Amran menegaskan pemerintah pusat siap mengakomodasi kebutuhan strategis daerah demi mendongkrak produksi dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Ia menjelaskan, fokus anggaran pertanian saat ini diarahkan pada program yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat, seperti cetak sawah, optimalisasi lahan, pompanisasi, perbaikan irigasi, serta penguatan komoditas pangan, hortikultura, peternakan, dan perkebunan rakyat.

“Kita ingin anggaran pertanian tepat sasaran. Daerah yang siap dan serius bekerja akan kita dukung penuh. Negara hadir untuk melayani rakyat,” tegasnya.

Satu per satu bupati menyampaikan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan pemerintah pusat.

Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), pupuk, hingga pompanisasi dinilai berdampak pada peningkatan luas tanam, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, menyebut bantuan alsintan seperti hand tractor, traktor roda empat, dan pompa telah meningkatkan produksi padi di wilayahnya.

Pada 2025, produksi beras Tebo tercatat 19.741 ton atau naik 38 persen berkat dukungan tersebut.

Baca Juga:Kementan dan JICA Jalin Kerja Sama untuk Tingkatkan Produksi Susu dan Daging NasionalJelang Ramadan 2026, Mentan Amran Warning Rumah Potong Hewan: Dilarang Naikkan Harga Daging

Hal serupa diungkapkan Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau. Ia menilai program pompanisasi dan ketersediaan pupuk mendorong kenaikan luas tanam serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Pertumbuhan ekonomi Pangkep pada 2024 sebesar 5 persen dan meningkat menjadi 7,97 persen di 2025, dengan sektor industri pengolahan termasuk pertanian sebagai salah satu penopang utamanya.

Sementara itu, Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menyoroti pentingnya pengembangan pertanian terintegrasi yang memadukan tanaman pangan, hortikultura, peternakan, hingga agrowisata.

Ia berharap dukungan bibit pakan ternak dari pusat guna memperkuat hilirisasi dan keberlanjutan sektor tersebut.

Dari wilayah kepulauan, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, mengusulkan tambahan cetak sawah seluas 700 hektare, rehabilitasi 250 hektare lahan, serta normalisasi saluran irigasi untuk meningkatkan produktivitas.

0 Komentar