JAKARTA, Berita86.com– Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis menegaskan bahwa MUI tidak pernah mengajukan permintaan pembangunan gedung baru kepada pemerintah.
Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat itu menyampaikan bahwa wacana mengenai gedung baru justru merupakan inisiatif dari Presiden.
“Kami tidak meminta dan tidak mengajukan. Presiden yang menyampaikan langsung keinginan dan komitmen itu kepada kami,” ujar KH Cholil Nafis.
Baca Juga:Prabowo Tegaskan Peran Strategis MUI dan Janjikan Lahan di Bundaran HI untuk Pusat Lembaga Umat IslamHadiri Indonesia Economic Outlook 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Keberhasilan Swasembada Beras
Ia menekankan, MUI sebagai lembaga keagamaan akan tetap menjalankan tugas dan fungsinya untuk melayani umat, terlepas dari kondisi atau fasilitas gedung yang digunakan.
Menurutnya, keberadaan kantor hanyalah sarana penunjang, bukan tujuan utama. Yang terpenting adalah komitmen pelayanan kepada masyarakat.
“Di mana pun kantor MUI berada, tugas kami tetap melayani umat. Jika gedung ini nanti membuat pelayanan kepada umat menjadi lebih maksimal, maka itu kebaikan. Jika tidak, kami tetap bisa bekerja di mana saja. Kami tidak muluk-muluk,” tegasnya, dilansir dari laman resmi MUI pada Minggu, 15 Februari 2026.
Pernyataan tersebut sekaligus meluruskan informasi yang berkembang di publik terkait isu permintaan pembangunan gedung baru oleh MUI.
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan mengenai pemberian gedung untuk MUI saat menghadiri kegiatan Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus MUI masa khidmat 2025-2030 dengan tema “Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa di Masjid Istiqlal Jakarta, pada Sabtu (7/2/2026).
Acara pengukuhan tersebut memang dihadiri langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Nah, pada kesempatan itulah, Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan memberikan gedung untuk gedung MUI.
Baca Juga:Resmikan 1.072 SPPG, Presiden Prabowo: Pemenuhan Gizi Fondasi Peradaban BangsaRapim TNI-Polri di Istana, Berikut 8 Hal Penting yang Disampaikan Presiden Prabowo
Kegiatan ini menjadi momentum bagi MUI untuk meneguhkan peran dan komitmen keumatan di tengah dinamika sosial yang terus mengalami perkembangan.
Pengukuhan pengurus MUI tersebut tidak hanya menjadi agenda kelembagaan, tetapi juga dirangkai dengan aksi kemanusiaan berupa penyaluran bantuen bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ribuan peserta dari berbagai organisasi kemasyarakatan lalam turut mernadati Masjid iatiqlal umuk mengikuti rangkalan keglatan pengukuhan.
