JAKARTA, Berita86.com- Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Mayjen TNI (Purn) Dr dr Prihati Pujowaskito SpJP(K) MMRS sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan untuk masa jabatan 2026–2031.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 17/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Dewan Pengawas serta Direksi BPJS Kesehatan yang ditandatangani pada Jumat, 13 Februari 2026.
Dalam beleid itu disebutkan bahwa masa jabatan direksi baru berlaku mulai 19 Februari 2026.
Baca Juga:Prabowo Dorong Kerja Sama Ekonomi RI–AS, Investasi Tembus USD53 Miliar dan 11 MoU DitandatanganiHadiri Indonesia Economic Outlook 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Keberhasilan Swasembada Beras
Pemilihan jajaran direksi sepenuhnya menjadi kewenangan presiden, dengan proses seleksi yang sebelumnya telah dilakukan oleh Panitia Seleksi (Pansel).
Berdasarkan keputusan tersebut, susunan Direksi BPJS Kesehatan periode 2026–2031 dipimpin oleh Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama.
Prihati akan didampingi tujuh direktur lainnya, yakni Abdi Kurniawan Purba, Akmal Budi Yulianto, Bayu Teja Muliawan, Fatih Waluyo Wahid, Setiaji, Vetty Yulianty Permanansari, dan Sutopo Patria Jati.
Prihati dikenal sebagai purnawirawan TNI Angkatan Darat dengan latar belakang dokter spesialis jantung.
Ia pernah menjabat sebagai Direktur Penunjang Medis di RSPAD Gatot Soebroto, serta memiliki pengalaman panjang di dunia militer dan medis.
Karirnya dimulai sebagai dokter di Komando Pasukan Khusus selama satu dekade. Ia kemudian melanjutkan pengabdian sebagai dokter spesialis jantung di RS Dustira pada periode 2000–2006.
Lahir di Solo pada 29 Maret 1967, Prihati menempuh pendidikan kedokteran di FK UNS Surakarta dan lulus pada 1994.
Baca Juga:Prabowo: Hasil Efisiensi Rp300 Triliun Kita Gunakan untuk Program-program Produktif, Salah Satunya MBGResmikan 1.072 SPPG, Presiden Prabowo: Pemenuhan Gizi Fondasi Peradaban Bangsa
Ia kemudian menyelesaikan pendidikan spesialis jantung dan pembuluh darah di FK UNAIR Surabaya pada 2007.
Selain itu, ia juga pernah memimpin Departemen Jantung di RSPAD Gatot Soebroto pada 2018–2021 dan menjadi dosen di Fakultas Kedokteran Unjani Cimahi.
Pada 2021–2022, ia menjabat sebagai Direktur Pengawasan Medik di RSPAD Gatot Soebroto, sebelum akhirnya dipercaya sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan RI pada 2025.
Penunjukan ini menandai babak baru kepemimpinan BPJS Kesehatan dengan harapan memperkuat layanan jaminan kesehatan nasional di Indonesia. (*)
