Menurutnya, tiga poin menjadi satu-satunya target yang dibidik. Terlebih setelah Borneo FC, yang notabene merupakan pesaing di papan atas, baru saja menelan kekalahan pada (22/2/2026).
Situasi itu membuka peluang besar bagi Persija untuk memangkas jarak dan memperkuat posisi.
“Ini pertandingan besar dan sangat penting bagi kami. Kami datang ke sini untuk menang. Kami tahu Borneo FC kalah kemarin, jadi kami punya kesempatan besar untuk mendapatkan tiga poin. Karena itu, kami harus bekerja keras,” tegasnya.
Baca Juga:Rizky Ridho Perpanjang Kontrak dengan Persija hingga 2028, Ingin Tuntaskan Target yang Belum TercapaiGol Perdana di JIS, Alaaeddine Ajaraie Ungkap Tantangan dan Berkah Bermain di Bulan Ramadan
Jordi juga menanggapi kekuatan Malut United yang dikenal dengan permainan cepat dan produktivitas gol yang tinggi.
Dengan torehan 44 gol, mereka menjadi tim tersubur sejauh ini, sebuah catatan yang tak bisa dipandang sebelah mata.
“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Karena itu, kami harus fokus pada diri sendiri. Dalam 2-3 pertandingan terakhir, kami bermain sangat baik, terutama di momen-momen akhir laga,” ucap Jordi Amat.
“Jika kami bisa tampil seperti itu, kami punya peluang besar untuk menang. Kami tidak boleh hanya fokus pada beberapa pemain mereka, tetapi pada keseluruhan tim. Kami akan bermain sesuai dengan apa yang telah kami persiapkan dalam latihan,” ucapnya tegas.
Bek berusia 33 tahun itu pun mengungkapkan kesan pertamanya tiba di Ternate. Ia mengaku terkesan dengan keindahan kota dan sambutan hangat masyarakat setempat.
“Ini pertama kali saya datang ke sini. Tempat ini sangat indah, orang-orangnya baik dan menyambut kami dengan hangat. Terima kasih atas sambutannya. Semoga besok kami bisa menikmati pertandingan yang luar biasa di Ternate,” tutup Jordi penuh harap, di laman resmi klub.
Duel di Ternate bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga adu tajam dua lini serang paling produktif musim ini. Persija datang dengan tekad, Malut bertahan dengan kebanggaan kandang. (*)
