Saat Prabowo Bayar Zakat di Istana, Pesannya tentang Kepedulian Sosial Langsung Menyebar

Bayar zakat
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan zakat melalui Baznas di Istana Negara, Jakarta. Foto: Setpres.
0 Komentar

JAKARTA, Berita86.com- Presiden Prabowo Subianto menyerahkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam sebuah acara di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

Penyerahan zakat tersebut menjadi wujud komitmen Kepala Negara dalam menunaikan kewajiban sekaligus mendorong optimalisasi pengelolaan zakat secara nasional.

Di hadapan Ketua Baznas, Presiden Prabowo melaksanakan proses ijab kabul pembayaran zakat yang dilanjutkan dengan doa bersama.

Baca Juga:Dunia Dilanda Krisis Pangan, tapi Indonesia Aman! Prabowo Ungkap Kekuatan Besar RIDari Istana Negara, Pesan Kuat Prabowo di Malam Nuzulul Quran Jadi Perhatian Publik

Dalam pengantarnya pada Sidang Kabinet Paripurna setelah prosesi tersebut, Presiden menekankan pentingnya peran Baznas dan lembaga-lembaga ekonomi keagamaan dalam menghimpun serta mengelola potensi zakat di Indonesia.

Menurut Presiden, pengelolaan zakat yang terkoordinasi dengan baik dapat menjadi kekuatan sosial-ekonomi yang signifikan bagi bangsa serta membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut turut diikuti oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para Menteri Kabinet Merah Putih, serta para pimpinan lembaga negara yang hadir dan secara bergantian menunaikan zakat melalui Baznas.

Melalui momentum bulan suci Ramadan, pemerintah berharap pengelolaan zakat nasional semakin optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Kesiapan Menyambut Idul Fitri 1447 H

Sementara itu, pada hari yang sama di Istana Negara, Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna, membahas kesiapan pemerintah menghadapi Idul Fitri 1447 H sekaligus berbagai isu strategis nasional.

Dalam sidang tersebut, Presiden menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama selama Ramadan serta memastikan stabilitas ekonomi dan ketersediaan energi menjelang hari raya.

Presiden juga menegaskan bahwa dinamika krisis global harus menjadi momentum bagi Indonesia untuk mempercepat swasembada pangan dan energi, melalui pemanfaatan sumber daya alam secara optimal serta pengembangan energi terbarukan.

Baca Juga:Ada Rapat Penting di Hambalang! Seskab Teddy Ungkap Fokus Arahan Presiden PrabowoPrabowo Resmikan 218 Jembatan Baru, Kisah Siswi Viral yang Dulu Seberangi Sungai Bikin Haru

Laporan dari para menteri dan Ketua DEN, menunjukkan bahwa kondisi ekonomi nasional tetap stabil dan cadangan energi dalam kondisi aman.

Presiden menegaskan, seluruh kekayaan alam Indonesia harus diprioritaskan untuk kepentingan bangsa dan kesejahteraan rakyat. (*)

0 Komentar