JAKARTA, Berita86.com- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Tito Karnavian mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan ke Aceh Tamiang, Sabtu, 21 Maret 2026.
Kunjungan ini sekaligus menjadi momen untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah bersama masyarakat yang terdampak bencana.
Tito Karnavian mengatakan kehadiran langsung pemerintah pusat di lokasi bencana menjadi bentuk perhatian nyata terhadap kondisi warga.
Baca Juga:Momentum Idul Fitri, Presiden Prabowo Ajak Rakyat Tinggalkan PerpecahanMomentum Lebaran 2026, Ketum Muhammadiyah: Jadikan Medsos Sarana Kebaikan, Bukan Fitnah
Mantan Kapolri itu menampakkan, pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap dapat merayakan Lebaran dalam suasana yang lebih baik, seiring dengan proses pemulihan yang terus berjalan.
Dalam kesempatan tersebut, Tito Karnavian juga menyampaikan bahwa komitmen Presiden dalam membantu masyarakat Aceh, salah satunya melalui penyaluran bantuan senilai Rp72,75 miliar.
Dana ini dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan tradisi Meugang, sebuah kearifan lokal yang memiliki makna penting bagi masyarakat Aceh menjelang hari raya Idul Fitri.
Bantuan tersebut digunakan untuk pengadaan sapi yang kemudian disalurkan ke 19 kabupaten dan kota, termasuk wilayah yang terdampak bencana.
Secara keseluruhan, sebanyak 3.042 desa menerima manfaat dari program ini, dengan masing-masing desa memperoleh sekitar Rp50 juta untuk pembelian hewan ternak.
Program ini tidak hanya bertujuan menjaga tradisi tetap hidup, tetapi juga membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan saat Lebaran.
Di sisi lain, distribusi bantuan ini turut memberikan dampak ekonomi dengan mendorong aktivitas pasar lokal dan meningkatkan perputaran uang di daerah.
Baca Juga:Dirujak Netizen, Cholil Nafis Klarifikasi Soal Penetapan Lebaran: Ini Maksud SebenarnyaAPBN Dijaga Ketat di Bawah 3%! Pemerintah Siapkan Jurus Hadapi Lonjakan Harga Energi
Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan bantuan yang diberikan tidak semata berfokus pada aspek kemanusiaan.
Lebih dari itu, program ini dirancang untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana, terutama di wilayah yang sempat mengalami tekanan cukup berat.
Dengan dukungan bantuan sosial, pelestarian tradisi lokal seperti Meugang, serta percepatan pembangunan hunian, pemerintah berharap kondisi masyarakat terus membaik.
Diharapkan, warga terdampak dapat merayakan Idulfitri dengan rasa aman dan optimisme baru, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.
Presiden Prabowo: Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir 100 Persen, Warga Bangkit Lebih Cepat
Masih pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas percepatan pemulihan pascabencana banjir.
