JAKARTA, Berita86.com– Pemerintah terus memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2026 dengan melakukan pemantauan langsung di lapangan.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi turun langsung meninjau kondisi pemudik di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Rabu dini hari, 25 Maret 2026.
Peninjauan dilakukan sekitar pukul 01.00 hingga 02.00 WIB untuk melihat secara langsung puncak arus balik di terminal bus terbesar di Indonesia tersebut.
Baca Juga:Bawa Salam Presiden Prabowo, Gus Ipul Sowan ke Kiai: Minta Doa Program Sekolah Rakyat Tepat SasaranMenhub dan KDM Sidak Jalur Mudik, Soroti Bahaya Penyapu Koin di Pantura Indramayu
Kunjungan ini bertujuan memastikan pergerakan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman.
Dalam keterangannya, Seskab Teddy mengungkapkan bahwa kondisi di lapangan terpantau baik. Ia bahkan sempat berinteraksi langsung dengan para pemudik yang baru tiba.
“Tadi sekitar jam 1 malam saya diajak Pak Menhub mengecek langsung puncak arus balik di Terminal Pulo Gebang. Setelah berbincang dengan para pemudik di dalam bus, mereka menyampaikan perjalanan berlangsung lancar dan nyaman,” ujar Teddy.
Selain melakukan pengecekan, Teddy juga menyempatkan diri menyapa para pemudik untuk memberikan semangat.
Interaksi ringan seperti berjabat tangan hingga berfoto bersama disebut mampu menambah kebahagiaan masyarakat setelah perjalanan panjang.
Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen menjaga kualitas penyelenggaraan arus mudik dan balik tahun ini agar lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi lintas instansi, mulai dari Kementerian Perhubungan, Kepolisian, pemerintah daerah, hingga berbagai pihak terkait lainnya.
Baca Juga:Tiket Turun Drastis! Seskab Teddy Bongkar Kereta Murah Tapi Nyaman, Jakarta–Yogyakarta Mulai Rp135 RibuSeskab Teddy Bantah MBG Pangkas Anggaran Pendidikan, Program Justru Bertambah, Ini Rinciannya
Untuk mengantisipasi lonjakan lanjutan, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah langkah strategis menghadapi potensi gelombang kedua arus balik pada 28–29 Maret 2026.
Beberapa kebijakan yang disiapkan antara lain penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) situasional, pengaturan rest area, serta pembatasan operasional kendaraan angkutan barang.
Tak hanya itu, berbagai insentif juga diberikan untuk membantu masyarakat, seperti diskon tarif tol dan penyediaan ribuan armada bus mudik gratis.
Dengan perencanaan yang matang serta respons cepat di lapangan, pemerintah optimistis arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar hingga seluruh masyarakat tiba di tujuan dengan aman dan nyaman. (*)
