Berdampak untuk Kepentingan Nasional: Ini Capaian Konkret dari Kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris

Kerja sama
Presiden Prabowo bersama Yang Mulia Raja Charles III, membahas upaya perlindungan gajah beserta habitat alaminya, termasuk penguatan program rehabilitasi hutan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Foto: Setpres.
0 Komentar

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan sejumlah pertemuan penting, termasuk pertemuan yang membahas penguatan kerja sama maritim kedua negara.

Presiden menyampaikan bahwa Inggris akan mendukung rencana Indonesia membangun sekitar 1.500 kapal ikan, serta memperbaiki desa-desa nelayan.

Penguatan sektor maritim ini, menurut Presiden, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperbaiki konsumsi protein masyarakat.

Baca Juga:Indonesia–Inggris Tingkatkan Kerja Sama Strategis, Presiden Prabowo Bertemu PM StarmerPresiden Prabowo ke Inggris dan Swiss, Bahas Kerja Sama Strategis hingga Sampaikan Pidato di WEF Davos

Selain maritim, Presiden Prabowo turut menyampaikan agendanya untuk melakukan diskusi konstruktif dengan berbagai pihak Inggris, antara lain diskusi dengan para pemimpin bisnis dari Inggris serta pemimpin dari kelompok universitas Russell Group.

Agenda dilanjutkan dengan pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing negara, membahas terkait langkah-langkah konkret untuk mengimplementasikan kesepakatan dan memperluas kerja sama bilateral yang telah terjalin.

Presiden Prabowo dan PM Starmer menyepakati kemitraan strategis baru antara Republik Indonesia dan Inggris, yang merupakan tindak lanjut dari Joint Statement on a New Strategic Partnership between the Republic of Indonesia and the United Kingdom yang telah disepakati oleh kedua pemimpin pada tahun 2024 lalu.

Dalam kemitraan strategis baru ini, empat pilar utama bertumpu pada penguatan pertumbuhan ekonomi, kerja sama di bidang iklim, energi, dan alam; peningkatan pertahanan dan keamanan; serta pengembangan manusia dan masyarakat. (*)

0 Komentar