JAKARTA, Berita86.com– Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar silaturahmi dengan pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, tokoh agama, serta pimpinan pondok pesantren di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.
Pertemuan ini menjadi ajang dialog strategis antara pemerintah dan para tokoh umat dalam membahas sejumlah isu penting kebangsaan dan keumatan.
Sejumlah tokoh nasional hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf, Ketua Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.
Baca Juga:Rakornas Pemerintah Pusat–Daerah 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Swasembada Pangan Pilar Utama BangsaPresiden Prabowo Tekankan Pentingnya Adaptasi Teknologi Global bagi Industri Penerbangan Indonesia
Kemudian, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar, Ketua Umum Hidayatullah Naspi Arsyad, serta tokoh Muslim Tionghoa Yusuf Hamka yang akrab disapa Babah Alun.
Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Presiden Prabowo bersama para tokoh agama membahas berbagai agenda strategis.
Salah satunya adalah rencana pembangunan perkampungan haji Indonesia di Arab Saudi.
Selain itu, turut dibahas penguatan pengelolaan dana umat melalui Lembaga Pengelola Dana Umat (LPDU) agar lebih profesional, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.
Menteri Agama Nasaruddin Umar yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa Indonesia memperoleh kesempatan khusus untuk memiliki properti di wilayah suci Makkah dan Madinah.
Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan lahan yang cukup luas untuk mendukung pembangunan perkampungan haji sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan ibadah haji dan umrah bagi jemaah Indonesia.
“Kesempatan ini sangat strategis dan bersejarah. Pemerintah ingin memastikan pelayanan haji yang lebih baik, efisien, dan berkelanjutan bagi umat,” ujar Nasaruddin Umar.
Baca Juga:Rakornas Pusat dan Daerah, Prabowo: Pembangunan Harus Nyata Tingkatkan Kualitas Hidup RakyatPresiden Prabowo Lantik Keanggotaan Dewan Energi Nasional, Ini Daftar Lengkapnya
Presiden Prabowo Subianto dalam kesempatan itu menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi yang intensif dengan para tokoh agama dan pimpinan ormas Islam.
Menurut Presiden, dialog dan kebersamaan menjadi kunci utama dalam menjaga persatuan nasional serta memastikan kebijakan pemerintah selaras dengan aspirasi umat.
Silaturahmi tersebut juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam merawat harmoni sosial, memperkuat peran tokoh agama dalam pembangunan bangsa, serta menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian penting dalam perumusan kebijakan nasional.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan ini antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (*)
