UPDATE TERBARU: BNPB Catat 1.204 Korban Meninggal Dunia Akibat Bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut

Huntara
Bangunan hunian sementara atau huntara yang dibangun pemerintah untuk korban bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Foto: BNPB.
0 Komentar

JAKARTA, Berita86.com– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan penanganan darurat dan pemulihan bencana hidrometeorologi basah yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut) hingga Senin, 2 Februari 2026.

Upaya terpadu lintas sektor terus digencarkan guna menjamin keselamatan masyarakat terdampak serta mempercepat transisi dari fase tanggap darurat ke pemulihan awal.

BNPB mencatat adanya penambahan korban jiwa. Hingga saat ini, total korban meninggal dunia mencapai 1.204 orang, sementara korban hilang tercatat sebanyak 140 orang.

Adapun jumlah pengungsi yang terdampak bencana mencapai 105.842 jiwa.

Baca Juga:Rakornas Pemerintah Pusat–Daerah 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Swasembada Pangan Pilar Utama BangsaKemenkes Kerahkan Lagi 396 TCK ke Aceh, Langsung Disebar ke-8 Kabupaten Terdampak Bencana

Dalam rangka mempercepat pemulihan, BNPB bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait terus meningkatkan pembangunan hunian sementara (huntara).

Juga pembukaan serta pembersihan akses jalan dan jembatan, serta pemulihan kawasan permukiman agar wilayah terdampak kembali layak dihuni.

Berdasarkan laporan distribusi logistik sejak 29 November 2025 hingga 27 Januari 2026, total bantuan yang telah disalurkan kepada masyarakat terdampak mencapai 1.767,07 ton.

Distribusi logistik tersebut dilakukan melalui berbagai moda transportasi, yakni 56 sorti pesawat charter BNPB, 68 sorti pesawat Hercules, 55 armada truk jalur darat, serta tujuh kapal laut.

Sementara itu, pada distribusi harian 1 Februari 2026, BNPB tidak melakukan penyaluran logistik di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Selain distribusi dari pos logistik di masing-masing provinsi, BNPB juga mengoperasikan dua pos logistik regional yang menjangkau ketiga wilayah terdampak, yakni Pos Logistik Sumatera Barat dan Pos Logistik Aceh.

Dari Pos Logistik Sumatera Barat, total bantuan yang telah disalurkan mencapai 2.321,18 ton, sedangkan dari Pos Logistik Aceh tercatat sebanyak 2.186,2 ton bantuan.

Baca Juga:Jelang Dini Hari, Seskab Teddy Terima Gubernur Aceh Bahas Pemulihan PascabencanaBanjir dan Longsor Dominasi Bencana Nasional, BNPB Imbau Kewaspadaan Tinggi

Di sektor hunian, BNPB bersama pemerintah daerah mengakselerasi pembangunan huntara dengan target penyelesaian sebelum bulan Ramadan.

Dari total 17.332 unit huntara yang diajukan, sebanyak 5.039 unit telah selesai dibangun dan siap dihuni. Selain itu, pengajuan pembangunan hunian tetap tercatat sebanyak 14.286 unit.

Skema bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) juga terus dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa transisi.

Dilansir dari rilis resmi BNPB, hingga awal Februari 2026, sebanyak 18.938 rekening penerima DTH telah siap, dengan bantuan yang telah disalurkan kepada 9.360 kepala keluarga.

0 Komentar