Kemenkes Kerahkan Lagi 396 TCK ke Aceh, Langsung Disebar ke-8 Kabupaten Terdampak Bencana

Untuk aceh
Kemenkes kembali kerahkan 396 TCK Batch IV ke Provinsi Aceh guna memastikan keberlanjutan layanan kesehatan masyarakat pascabencana banjir. Foto: Dinkes Aceh.
0 Komentar

BANDA ACEH, Berita86.com– Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali mengerahkan 396 Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Batch IV ke Provinsi Aceh guna memastikan keberlanjutan layanan kesehatan masyarakat pascabencana banjir.

Para tenaga kesehatan tersebut akan bertugas selama 1–14 Februari 2026 dan disebar ke delapan kabupaten terdampak, yakni Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.

Pelepasan TCK berlangsung di Pendopo Gubernur Aceh, Minggu, 1 Februari 2026, dipimpin oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Setda Aceh Drs Syakir MSi.

Baca Juga:Update dari Aceh: Jembatan Bailey Bener Pepanyi Rampung, Akses KKA–Bener Meriah Kembali LancarKunjungi Aceh, Wapres Gibran Lihat Langsung Kehidupan Warga di Huntara

Usai pelepasan, seluruh personel mengikuti briefing pra-penugasan di Health Emergency Operation Center (HEOC) Dinas Kesehatan Aceh sebelum diberangkatkan ke wilayah tugas masing-masing.

Mewakili Gubernur Aceh, Syakir menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Kesehatan RI melalui penguatan TCK bersama Dinas Kesehatan Aceh dan dedikasi para tenaga kesehatan dalam mendampingi masyarakat pada masa tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana hidrometeorologi.

“Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada TCK Kemenkes RI atas dedikasi dan komitmennya membantu masyarakat pada masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Bumi Serambi Mekah,” ujar Syakir saat membacakan sambutan Gubernur Aceh.

Ia menyebutkan, memasuki hari ke-67 pascabencana, Aceh berada pada fase pemulihan dengan tantangan kesehatan yang semakin kompleks, mulai dari risiko penyakit hingga pemulihan kondisi fisik dan mental warga terdampak.

Kehadiran tenaga kesehatan dinilai menjadi faktor kunci agar proses pemulihan berjalan berkelanjutan, efektif, dan tepat sasaran.

“Pemerintah Aceh berkomitmen memastikan koordinasi di lapangan berjalan optimal. Selamat bertugas dan tetap jaga kesehatan. Semoga pengabdian ini membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Syakir, dilansir dari laman resmi Dinkes Aceh.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Ferdiyus SKM MKes dalam laporannya menjelaskan bahwa sejak masa tanggap darurat hingga saat ini, lebih dari 1.200 tenaga kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Aceh telah diterjunkan ke 18 kabupaten/kota terdampak bencana di Aceh.

Baca Juga:Pasca Banjir dan Longsor, BNPB Pastikan Pemulihan Gayo Lues Berjalan BaikJelang Dini Hari, Seskab Teddy Terima Gubernur Aceh Bahas Pemulihan Pascabencana

Hari ini, kata Ferdiyus, pihaknya menyiapkan 396 orang tenaga cadangan kesehatan yang terdiri dari dokter spesialis, dokter, dokter gigi, psikolog klinis, perawat, perawat jiwa dan trauma healing.

0 Komentar