Persib Tersingkir dari AFC Champions League Two 2025/2026, Hodak Kini Fokus ke Super League

Tersingkir
Laga Persib vs Ratchaburi FC di GBLA. Foto: Persib.
0 Komentar

BANDUNG, Berita86.com– Persib Bandung harus tersingkir dari ajang AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/2026.

Menjamu Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api atau GBLA, Persib sejatinya menang 1-0.

Gol Pangeran Biru dicetak Andrew Jung menit 39. Itulah satu-satunya gol yang lahir pada pertandingan yang disaksikan puluhan ribu Bobotoh tersebut.

Baca Juga:TERWUJUD! Persib Balas Kekalahan dari Malut United: Aman di Puncak KlasemenSaddil Ramdani Minta Maaf ke Bobotoh dan Tim Persib, Akui Emosinya Tak Terkontrol saat Lawan Persis Solo

Tapi, meski menang, Persib tetap gagal melaju lebih jauh di ACL Two 2025/2026 karena kalah agregat 1-3.

Penyerang Persib Andrew Jung mengaku kecewa timnya tereliminasi dari AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 meski berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Ratchaburi FC.

Jung mengatakan, Persib sebenarnya mengawali laga dengan performa yang cukup menjanjikan.

Menurutnya, tim tampil dominan dan berhasil menciptakan beberapa peluang hingga membuahkan gol di babak pertama.

“Babak pertama kami bermain bagus. Kami punya peluang, kami mencetak gol,” ujar Jung dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.

Namun, pemain yang dinobatkan sebagai man of the match ini mengatakan, situasi pertandingan berubah menjadi lebih sulit setelah Ratchaburi bermain dengan strategi bertahan total.

Apalagi di babak kedua, Persib harus bermain 10 orang setelah Uilliam Barros mendapatkan kartu merah di ujung babak pertama.

Baca Juga:Tiba di AS, Presiden Prabowo akan Bertemu Presiden Trump untuk Perkuat Hubungan BilateralMalam Ini Persib vs Ratchaburi FC, Pangeran Biru Menolak Menyerah!

“Setelah itu, situasi 10 lawan 11 membuat kemenangan menjadi lebih sulit,” tambah striker asal Prancis tersebut, dilansir dari laman resmi klub.

Masih dalam sesi jumpa pers usai pertandingan, pelatih Persib Bojan Hodak mengatakan para pemain sebenarnya tampil cukup baik selama 45 menit pertama.

Meskipun lawan bertahan, pasukannya mampu mencetak gol dan menciptakan beberapa peluang.

Pada laga tersebut, satu gol Persib lain harus dianulir oleh wasit. Hodak meyakini, jika situasi pertandingan berjalan normal 11 lawan 11, timnya memiliki peluang besar untuk lolos ke babak berikutnya.

Bojan mengakui, penyebab utama kegagalan Persib bukan hanya terjadi di laga ini, melainkan performa buruk pada leg pertama.

Menurutnya, pada pertemuan pertama tersebut, Persib tidak berada di level permainan yang seharusnya sehingga menyulitkan posisi mereka saat ini.

Usai tersingkir dari kancah Asia, Bojan menginstruksikan timnya untuk segera mengalihkan fokus ke kompetisi domestik, yakni BRI Super League 2025/2026.

0 Komentar